Iklan
News Ticker

Polisi Hungaria Perlakukan Pegungsi Bak Hewan, inilah ‘Guantanamo’ Baru di Eropa : Video

BUDAPEST, Arrahmahnews.com - Sebuah video dramatis telah menunjukkan bagaimana para pengungsi yang berada di kamp pengungsian utama di perbatasan Hungaria dan Serbia diberi makan bagai hewan. Kerumunan pengungsi yang berdesak-desakan, dengan anak-anak dan para wanita di antaranya berteriak-teriak memohon perhatian dari petugas, dan berusaha menangkap roti-roti yang dilemparkan ke arah mereka. (Baca Wartawan Hungaria Tendang Pengungsi Suriah; Video)

Pengungsi Diperlakukan tak Manusiawi di Hungaria

Sekitar 150 orang bisa terlihat di kamp Roszke. Mereka berkumpul dalam kandang berpagar besi dan beberapa polisi Hungaria, yang menggunakam seragam lengkap dengan masker kesehatan dan sebagian menggunakan helm, melemparkan  sandwich ke arah mereka. (Baca Vokalis U2 Bono ; Mereka Pengungsi, Bukan Imigran, Bantulah Mereka)

Video tersebut diambil secara rahasia oleh seorang relawan Austria yang mengunjungi kamp tersebut awal minggu ini. Video yang diunggak ke YouTube pada Kamis malam (10/9) lalu, pada Jum’at (11/9) kemarin telah dikunjungi lebih dari 25.000 orang. Berikut link videonya : https://www.youtube.com/watch?t=10&v=n8UuPmYyznQ

“Perlakuan mereka Itu kepada pengungsi seperti hewan-hewan yang diberi makan dalam kandang, bagaikan Guantanamo di Eropa,” ungkap Alexander Spritzendorfer, suami dari relawan Michaela yang merekam kejadian tersebut, pada AFP. Pasangan itu sedianya datang ke kamp Roszke untuk membawa makanan, pakaian dan obat-obatan bagi para pengungsi. (Baca Arab Abaikan Pengungsi, Uni Eropa Sambut Karmanya)

“Sungguh tidak berperikemanusiaan! Dan ini menjelaskan bahwa orang-orang ini tidak mungkin sedemikian berjuang untuk mendapatkan makanan kecuali mereka benar-benar dalam keadaan lapar,” ungkap Michaela Spritzendorfer-Ehrenhauser.

“Waktu itu sekitar pukul 8 malam dan mereka memberi makan malam kepada orang-orang ini,” tambahnya,”sekitar 100 lebih orang yang berusaha menangkap kantung-kantung plastik dengan saus. Mereka tidak becus mengurus sebuah kamp dan tidak bisa memperlakukan para pengungsi itu layaknya manusia.”

Polisi Hungaria pada Sabtu kemarin mengatakan bahwa pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan darurat atas kasus video tersebut.

Sementara itu, juru bicara pemerintah, Zoltan Kovacs mengklaim bahwa orang-orang itu hanya menghabiskan beberapa jam di kamp tersebut. Namun mereka boleh tetap berada disana selam lebih dari dua hari sesuai prosedur yang diizinkan Uni Eropa. (ARN/RM/RT)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: