Internasional

Menteri Israel Ikut Membakar Masjid Al-Aqsha : Video

YERUSSALEM, Arrahmahnews.com  –  Menteri Pertanian Israel, Uri Ariel, turut bergabung dengan puluhan ekstremis Israel lainnya yang menyerang dan melakukan pembakaran terhadap Masjid Al-Aqsha di daerah pendudukan, Yerussalem Timur, Minggu (13/9). (Baca Breaking News; Puluhan Terluka Setelah Pasukan Israel Bakar Masjidil Aqsha)

Masjid Al-Aqsha dibakar

Masjid Al-Aqsha dibakar

Ia mengerahkan pasukan militer dan polisi dalam jumlah besar sehingga terjadi bentrok tak seimbang yang menimbulkan korban luka-luka diantara para jemaah yang tengah berada di dalam maupun di sekitar masjid.

Para tentara Israel itu menyerang para penjaga Masjid Al-Aqsha, puluhan jamaah yang sedang beribadah dan para siswa termasuk anak-anak yang berada di dalam masjid, serta memaksa mereka keluar dari sana.

TV Palestina menyatakan bahwa pasukan Israel itu melakukan kekerasan berlebihan terhadap para jamaah muslim yang sedang beribadah dengan melemparkan bom asap serta granat ke arah mereka dan menduduki atap Masjid Al-Aqsha, Al-Qibli.

Para tentara itu juga mengejar puluhan orang dalam masjid dan terlibat perkelahian dengan banyak pemuda Palestina. Video :

Departemen Agama Islam dan Wakaf Palestina mengatakan bahwa para tentara Israel itu memasang pagar pembatas  di Masjid Al-Aqsha dan sekitar kota Tua, Yerussalem, semenjak tengah malam. Mereka  memasang pagar besi demi mencegah warga Palestina masuk.

Puluhan warga Palestina  terluka setelah para prajurit Israel menyemprotkan semprotan merica selain melemparkan bom gas dan granat, sementara banyak lainnya juga terluka akibat peluru karet berlapis logam dari Israel. Video :

TV Palestina tersebut juga menyatakan bahwa puluhan warga Palestina lain turut pula mengalami luka-luka, tidak hanya di Masjid Al-Aqsha, namun juga di berbagai lingkungan perumahan di Yerussalem. Para tentara Israel melakukan aksi brutal mereka kepada penduduk, dan membuka jalan bagi para ekstremis Israel untuk meneruskan tindakan provokatif dan invasi mereka di halaman Al-Aqsa.

Korban luka-luka hanya mendapatkan pertolongan pertama dari klinik-klinik terdekat dari Masjid Al-Aqsa, karena tentara Israel itu bahkan melarang ambulans untuk mendekati Masjid Al-Aqsha. (ARN/RM/Imemc)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: