Ide Nasionalis Jokowi-Ahok Ajak TNI dan Polri Kembali Merakyat

JAKARTA, Arrahmahnews.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, proyek normalisasi Ciliwung yang rencananya selesai 2016 terus dikebut oleh Pemprov DKI. Dalam proyek ini, Ahok juga menggandeng TNI dan Kodam. “Jadi TNI akan membuktikan bahwa Ciliwung itu adalah aset kita. Ciliwung itu enggak hanya indah tapi ada sumber air yang enggak pernah putus sepanjang tahun. Orang enggak pernah pikir kan Ciliwung itu sungai yang enggak pernah kering. Dan airnya terus mengalir,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/9/2015). Kata Ahok, jika tak jadi pembuangan sampah, Sungai Ciliwung bisa menjadi sumber air bersih bagi warga Jakarta. Masyarakat juga bisa memanfaatkan Ciliwung untuk membentuk unit-unit pengolahan air langsung minum yang dapat menguntungkan warga. Video : Operasi Bersih kali Ciliwung TNI dan Pemprov DKI Jakarta

Sekarang kita bisa melihat kemilau kali ciliwung saat ini membuat mata kita tidak percaya bahwa ini sedang terjadi. Kali yang dulu acak-acakan dengan hunian liar ditepiannya sejauh mata memandang, sampah rumah tangga dan industri sebagai makanan ikannya, kini mengalir bersih tanpa sampah dikanan kiri, silahkan heran, tetapi kita patut mengapresiasi Ahok yang bersinergi dengan TNI dalam mewujudkan sungai bersih kota Jakarta yang lebih manusiawi. Walaupun untuk itu banyak pemukiman kumuh rakyat kecil yang tergerus arus pembenahan ini. Itu merupakan konsekwensi logis dari sebuah pembangunan menuju ibu kota yang bersih dan tertata rapi. Asalkan pemerintah juga peduli terhadap dampaknya dan memberi solusi tempat tinggal yang lebih layak kepada rakyat bantaran kali yang ditertibkan, rumah susun pun dibangun, itu sudah dilakukan..!!

Kita sebagai rakyat tentu sangat senang melihat cara Jokowi dan Ahok memaksimalkan peran TNI. Memberi TNI peran serta dalam membangun bangsa dan negara, tanpa harus menyeret mereka dalam permainan politik praktis. Inilah yang tidak dilakukan pemimpin-pemimpin terdahulu, yang hanya memanfaatkan TNI sebagai instrumen politik, yang memaksa mereka masuk ke ranah politik praktis, sementara pemimpin/penguasa lainnya membiarkan tenaga-tenaga trampil dan terlatih dari prajurit TNI termangu kesepian sebagai penjaga tapal batas..!! Ini adalah langkah yang berbeda, karena sungguh sangat wajar bila mengeluarkan sedikit anggaran untuk TNI mendapat peran yang lebih signifikan sebagai pelaku-pelaku pembangunan negara dan bangsa. (Baca Dua Pemimpin Fenomenal Anak Negri ‘JOKOWI-AHOK’ Beda Karakter)

Bu Susi dan TNI AL Berantas Mafia Ikan

Demikian pula yang kita lihat peran TNI dalam hal ini AL kita, yang bersinergi dengan ibu Susi Pujiastuti sebagai menteri kelautan dalam memerangi ilegal fishing di perairan kita. Sungguh bangga melihat pencuri-pencuri ikan itu kocar kacir karena dengan tegas tanpa kompromi Marinir membabat mereka satu persatu, menimbulkan efek ngeri kepada penjarah-penjarah dan mafia ikan itu, sekalligus memberi rasa nyaman kepada para nelayan kita dalam merajut ekonominya menuju kemapanan. Dampaknya luar biasa, penghasilan nelayan meningkat tajam, ekspor ikan kita melambung tinggi, mantabs..!!! Tak ada lagi kong kalikong dibalik meja, inilah yang memang diharapkan oleh bangsa ini. TNI sebagai angkatan perang yang disegani, sementara didalam negri juga berperan aktif menjaga keseimbangan lingkungan hidup dan kedaulatan wilayah teritorial. Menjadi ‘Poros Maritim Dunia’ bukanlah isapan jempol semata..!! (Baca Belajarlah dari Ibu Susi, Sang Negarawan yang Berperawakan Sederhana)

Pembakaran hutan oleh perusahaan-perusahaan raksasa, yang hendak mengelola lahan dengan cara seenaknya sekarang juga kena batunya. Sedikitnya ada 13 perusahaan yang akan kena penalti oleh pemerintah, dan tiga diantaranya akan diumumkan dalam waktu dekat, sangsi yang akan mereka terima, mulai pembekuan hingga pencabutan ijin usaha, Perusahaan-perusahaan pembakar hutan, sekian lama melakukan pembakaran hutan, tetapi tidak mendapat tindakan yang kongkrit dari pemerintah terdahulu, membuat perusahaan-perusahaan itu besar kepala, mereka pikir selama ini duduk minum kopi dengan pemerintah daerah sudah cukup menyelesaikan masalah, sehingga yang dilakukan oleh pemerintah selama ini hanyalah himbauan basa-basi, yang dilapangan tidak memiliki kekuatan penindakan yang cukup untuk menghentikan praktek-praktek salah kaprah yang merugikan rakyat banyak. (Baca Perang Cerdas Ala Jokowi)

Langkah cerdas Sang Presiden Jokowi menarik TNI lebih dalam untuk berperan memberantas hal ini, walau itu sama sekali tidak mengesampingkan peran polri sebagai eksekutor penegakan hukum kita, demikian pula dengan peran BNPB, sebuah trio yang solid bekerja sama dilapangan. Sulit rasanya hanya membebankan masalah-masalah ini hanya kepada polri yang sangat terbatas jumlahnya. Mengatasi masalah-masalah sosial yang bagitu komplek dinegara ini, memang sebaiknya melibatkan TNI didalamnya, karena dengan ketrampilan dan stamina prajurit-prajurit terlatih, itu dapat menjadi solusi, sebuah terobosan yang akan menghasilkan hasil yang menjanjikan. (Baca Jokowi Sikat Mafia Asap, Tak Peduli ada Mantan Pensiunan Jenderal)

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menerima perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu penanganan kabut asap di Riau. Gatot pun kembali memberangkatkan 1.059 prajuritnya untuk membantu penanganan kabut asap di Riau yang kini sudah semakin mengkhawatirkan. “Sebagaimana perintah Presiden tadi malam pukul 21.00 WIB, untuk mengirim prajurit TNI ke Riau,” ujar Gatot usai melepas 1.059 prajurit guna menangani kabut asap Sumatera, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2015). Video : Empat Instruksi Jokowi Tangani Darurat Kabut Asap di Palembang

Rakyat dan bangsa akan melihat ufuk kesejahteraan negeri, ada tentara gagah berani, yang tidak hanya pandai berperang mengalahkan musuh negara, tapi juga tentara dengan lengan baju dan celana tersingsing, membantu rakyat keluar dari berbagai masalah sosial. Paradigma baru TNI adalah kesejahteraan dan kedaulatan negara. Selamat bertugas tentaraku, rakyat mencintaimu. BRAVO TNI..!!!  (ARN/DS/MM)

About Arrahmahnews 26651 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.