News Ticker

Don DeBar; Amerika Bukan Lagi “Polisi Dunia”

Arrahmahnews.com, NEW YORK - Amerika Serikat tidak lagi manjadi satu-satunya "polisi dunia" Rusia dan kekuatan militer lainnya mulai menantang kebijakan AS di Suriah, kata seorang aktivis politik dan jurnalis di New York. (Baca Rusia Janji Bantu Negara-Negara Islam Atasi Krisis)

Don_DeBar"Saya pikir para elit di Washington harus belajar dari apa yang terjadi di Suriah...bahwa tidak hanya ada satu polisi lagi di dunia, yang lain mulai berdiri dan mengambil pelajaran dari apa yang Amerika Serikat lakukan dan ini efek tersebut", kata Don Debar kepada Press TV, Rabu (16/9). (Baca Menlu Rusia: Klaim Barat Tak Bisa Gugurkan Pemerintahan Sah Bashar Assad)

Don DeBar membuat komentar setelah Menteri Luar Negeri AS, John Kerry mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad harus mundur untuk penyelesaian politik di negara itu.

Dalam panggilan telepon, Kerry mengakui bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis Suriah dan menyerukan solusi politik untuk membangun perdamaian di negara Arab.

“Ide Amerika Serikat yang menyatakan kepada Rusia bahwa presiden Suriah harus mundur untuk penyelesaian politik di Suriah, mengungkapkan seluruh pandangan elit Amerika Serikat terhadap negara-negara di seluruh dunia… bahwa mereka memiliki hak – tidak rakyat Suriah dan tidak juga yang lain – untuk membuat keputusan tentang keanggotaan dalam pemerintah di seluruh dunia, ” kata Debar. (Baca Rakyat Suriah Berhak Tentukan Nasib Negara Mereka, Bukan AS)

Dia mengatakan pernyataan Kerry “didasarkan hanya pada keyakinan bahwa Amerika Serikat dapat memaksakan kehendaknya pada semua orang dan negara di dunia, termasuk kekuatan rival militer terkemuka.”

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh The New York Times, Senin (14/9), Rusia mengirim peralatan militer dan personil ke lapangan udara di Suriah.

“Rusia memiliki hak mutlak sebagai negara berdaulat, seperti halnya Suriah, untuk masuk ke dalam hubungan seperti itu,” kata Debar.

“Orang-orang Suriah tidak ingin Bashar al-Assad dipaksa mundur dari pemerintahan dan tidak ingin agar politik mereka diobok-obok oleh Amerika Serikat atau orang lain,” tambahnya.

Suriah telah dicengkeram oleh kekerasan mematikan sejak Maret 2011. Lebih dari 230.000 orang telah dilaporkan tewas dan jutaan mengungsi karena kekerasan terutama didorong oleh militansi asing yang disponsori AS dan koalisinya. (ARN/PTV)

About ArrahmahNews (15869 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Don DeBar; Amerika Bukan Lagi “Polisi Dunia”

  1. noor Muhammad // Sep 17, 2015 at 2:00 pm // Balas

    Kekacauan yang melanda dunia islam tidak lepas dari campur tangan asing dan penghianatan orang dalam. jika di indonesia dikenal resolusi jihad entah dinegara suriah rakyatnya lebih mudah di adudomba agar menentang negara atau terdapat militan yang tidak jelas. biarpun itu terjadi di indonesia seumpama maka rakyat yang tak bersenjata selain bambu runcingpun akan maju membela dan menggasak penjajahan. Namun rakyat suriah sepertinya tidak ingin mati membela negara dan lebih suka mengungsi, entah imbalan apa yang akan mereka berikan di negara asing sana. keimanan yang tergadaikan?? semoga mereka tetap kuat.wallohu ‘alam.

1 Trackback / Pingback

  1. Amerika Bukan (Lagi) Polisi Dunia | voa-islamnews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: