Irak Tolak Kehadiran Pasukan Darat AS

Arrahmahnews.com, BAGHDAD – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Irak, Ahmad Jamal pada hari Rabu (16/9), mengatakan bahwa Baghdad telah menolak permintaan Washington terkait penyebaran pasukan AS untuk melawan ISIL. (Baca Turki dan Amerika Bentengi Teroris di Suriah dan Irak)

Pasukan_Irak

“Beberapa pejabat militer AS dan jenderal pasukan koalisi secara tidak langsung menegaskan perlunya pengiriman pasukan darat AS ke Irak untuk bergabung dalam pertempuran melawan kelompok teroris,” kata Jamal. (Baca PM Irak; Serangan Udara Turki Langgar Kedaulatan Irak)

“Tapi, Irak menentang kehadiran setiap pasukan darat dari AS atau negara-negara anggota lain dari koalisi dalam memerangi kelompok teroris, karena rakyat Irak tidak ingin melihat tentara asing di tanah mereka dan mereka tidak ingin mengalami masa pahit dari kehadiran militer AS di tanah mereka sekali lagi”, tambah juru bicara itu.

Awal bulan ini, pasukan populer Irak yang dikenal sebagai Hashed Al-Shaabi juga menegaskan bahwa mereka memilih oposisi dari kemitraan pasukan AS dalam memerangi teroris di provinsi barat Anbar.

“AS tidak akan mengorbankan satu pun dari tentaranya di Irak dan campur tangan mereka dalam urusan pemerintah adalah plot untuk menghancurkan Irak,” Karim al-Nouri, seorang komandan pasukan populer.

Dia mengingatkan bahwa Hashed Al-Shaabi telah menerima banyak kemenangan melawan teroris, dan mengatakan, “Oleh karena itu, pasukan populer tidak akan menunggu izin siapa pun dan akan terus berjuang melawan ISIL”. (ARN/FNA)

About Arrahmahnews 30647 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.