News Ticker

3 Pejuang Wanita Penumpas ISIS di Irak

BAGHDAD, Arrahmahnews.com - Tiga pejuang wanita mengibarkan bendera perang mereka sendiri dalam melawan ISIS dan sejauh ini telah menewaskan hingga puluhan milisi ISIS. (Baca juga: Karen Armstrong; Aksi Terorisme tidak Ada Hubungannya dengan Islam)3 pejuang Wanita Kurdi lawan ISISRaparin, Roza dan Deijly meninggalkan kehidupan mereka di Turki untuk membendung genosida yang dilakukan ISIS terhadap kaum Yazidi di gunung Sinjar, Barat Irak. (Baca juga: “Mujahid” dan “Syahid” Dagangan Wahabi)

“Saat kami mendengar ISIS datang ke Sinjar dan membunuh para wanita, kami kesana demi menghentikan krisis kemanusiaan tersebut,” ungkap Roza, 22 th, kepada MailOnline.

Pertumpahan darah terhadap kaum Yazidi telah dimulai sejak awal tahun lalu ketika ISIS menyerbu rumah-rumah dan desa mereka.

Kaum Yazidi adalah kelompok minoritas keagamaan di Suriah dan Irak. Mereka inilah yang sering sekali dijadikan sasaran dan teror serta tekanan oleh kelompok ISIS. Menurut beberapa tokoh komunitas tersebut, sejumlah 5.270 kaum Yazidi diculik tahun lalu, dan lebih dari 3.000 orang masih ditahan hingga kini.

ISIS mengklaim bahwa perkosaan adalah bagian dari hal yang syubhat dalam Islam, menurut  kesaksian anak-anak yang diculik, mereka dipaksa untuk dijadikan budak seks.

“Mereka pertama-tama akan menguasai para Yazidi itu dan memaksanya masuk Islam, dan selanjutnya, mereka melakukan hal-hal buruk pada para wanitanya,” tambah Roza.

Tiga wanita itu menyelundupkan diri ke Irak sebelum bergabung di garis depan perlawanan terhadap milisi mematikan ISIS.

“Terkadang kami membunuh 10 diantara mereka dalam sehari, saat awal-awal pembebasan Sinjar,’ ungkap Raparin.Para pejuang wanita ini juga membantu membersihkan jalur bagi para Yazidi untuk melarikan diri.(ARN/RM/AlBawaba)

About ArrahmahNews (16644 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: