News Ticker

Tragedi Mina, Tim Pengawas Haji Saudi Tak Miliki Sistem Peringatan Dini

JAKARTA, Arrahmahnews.com - Tim Pengawas Haji Maman Imanulhaq menilai Arab Saudi tidak memiliki Sistem Peringatan Dini yang dikelola dengan baik dan maksimal. Hal itu berkaca pada insiden crane dan Mina. (Baca juga: Ini Penyebab Tragedi Mekkah, Saudi Tutup Dua Jalan Menuju Mina)

Jenazah Korban Insiden Mina

Padahal, kata Maman, banyak sekali billboard dan papan informasi yang bisa digunakan untuk memberitahu akan timbulnya potensi-potensi bencana baik karena cuaca ekstrem atau bencana yang disebabkan oleh human error.

Termasuk di dalamnya tidak ada informasi dan penjelasan yang utuh dan terang atas kejadian-kejadian yang telah membuat kepanikan jemaah haji.

Maman pun menyesalkan pihak otoritas Arab Saudi yang lamban dalam menangani korban-korban tragedi Crane dan Mina termasuk di dalamnya lambat mengidentifikasi dan mengumumkan nama, asal negara dan jenis kelamin korban.

“Hal di atas diperparah oleh beredarnya video-video amatir yang diunggah oleh jemaah yang menunjukkan bahwa Arab Saudi tidak memiliki perspektif HAM, tidak profesional dan terlihat tidak siap dalam menangani korban,” kata Politikus PKB itu melalui pesan singkat, Selasa (29/9/2015). Seperti dilansir oleh kantor berita tribunnews.

Oleh karenanya, ujar Maman, berbagai spekulasi dan berita miring akhirnya memenuhi berita di sosial media. Apalagi, Otoritas Arab Saudi malah sibuk melakukan bantahan terhadap berita miring tersebut dengan menampilkan berita tentang kesiapan dan kecanggihan mereka dalam mengelola penyelenggaraan ibadah haji. Kemudian mengalihkan persoalan haji kepada ranah politik seperti menuduh syiah dan oposisi sebagai pihak-pihak yang patut disalahkan. (ARN/MM)

Sumber: Tribunnews

About ArrahmahNews (13428 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Tragedi Mina, Tim Pengawas Haji Saudi Tak Miliki Sistem Peringatan Dini

1 Trackback / Pingback

  1. Tragedi Mina, Tim Pengawas Haji Saudi Tak Miliki Sistem Peringatan Dini | VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: