Target Operasi Pembasmian ISIS, Amerika 10 Tahun, Rusia 4 Bulan

SURIAH, Arrahmahnews.com – Kantor berita Rusian Today dalam laporan baru-baru ini menyatakan hasil penelitian serangan udara Rusia terhadap tempat persembunyan teroris ISIS di Suriah, dan kesenjangan waktu operasi yang telah ditentukan antara Rusia dan Amerika.

Menurut kantor berita Rusian Today melaporkan bahwa Amerika Serikat telah menentukan target operasi pembasmian ISIS selama 10 tahun. Sementara Rusia hanya menetapkan waktu empat bulan untuk pembasmian teroris di Suriah.

Rusian Today juga melaporkan tentara koalisi pimpinan Amerika sudah malang-melintang selama lebih dari satu tahun, dalam operasi Anti-Teroris di Suriah dan Irak. Namun hingga kini tidak ada hasil yang bisa dibanggakan, tidak dalam pembasmian ISIS dan tidak pula dalam pencegahan dari penyebaran ISIS. Sementara pesawat-pesawat tempur Rusia hanya membutuhkan satu hari saja untuk melumpuhkan teroris ISIS.

Berdasarkan Laporan itu setelah gencarnya pemboman pesawat-pesawat Rusia terhadap persembunyian teroris, para teroris al-Nusra, kelompok Jaish al-Fath, dan kelompok Ahrar al-Sham yang didukung oleh Arab, Turki dan Barat, terpaksa mundur hingga perbatasan Turki, bahkan para teroris mulai melarikan diri dari Raqqa dan Deir Ezzor menujuk Irak, semua ini menunjukkan hasil dari serangan Rusia.

Pengamat militer meyakini perang antara tentara Suriah dengan kelompok teroris telah memasuki tahap baru, dan kali ini giliran kelompok-kelompok teroris yang akan mendapat pukulan berat.

Demikian pula, strategi penutupan jalur bantuan kepada teroris dari perbatasan Irak dan Turki telah diperhitungkan. Kalau strategi ini dijalankan maka akan menjadi pukulan mematikan bagi keberlangsungan kelompok-kelompok teroris.

Menurut para pengamat Suriah, Damaskus segera akan melihat kelompok teroris rontok satu persatu. Karena mereka telah kehilangan kendali dan posisi dari beberapa daerah yang dikuasainya, dan sangat sulit bagi mereka mengembalikan keadaan ini. Keruntuhan ini pun, terlihat jelas dengan adanya beberapa daerah yang bernegosiasi untuk menyerah kepada Angkatan Bersenjata Suriah, di sebagian daerah seperti Dara’a lebih dari 1000 teroris telah menyerah.

Demikian juga para pemimpin kelompok teroris secara berkelompok-kelompok membaur dengan para pengungsi Suriah untuk masuk ke Eropa. Fenomena ini menunjukkan bahwa kelompok-kelompok teroris ini setelah mencapai kejayaan dan perluasaan daerah kekuasaan, segera akan memasuki masa kehancuran.

Meskipun aliansi empat negara (Irak, Iran, Rusia dan Suriah) dalam membasmi ISIS tidak akan mudah, dan akan ada kesulitan yang akan mereka hadapi. Namun, hari pertama serangan aliansi empat negara sangat menentukan. Oleh karena itu, koalisi pendukung kelompok teroris di Suriah dan Irak ramai-ramai mengecam serangan Rusia. [ARN/RT]

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.