News Ticker

Analis; Amerika “Tak Tersentuh” dari Kejahatan Perang yang Dilakukan

WASHINGTON, Arrahmahnews.com - Amerika Serikat "tak tersentuh" ​​ketika melakukan kejahatan perang dan melanggar Konvensi Jenewa karena tidak ada badan global yang dapat menegakkan hukuman terhadap negara itu.

Klinik-KunduzKeith Preston, pemimpin redaksi dan direktur AttacktheSystem.com, membuat pernyataan dalam sebuah wawancara telepon dengan Press TV pada hari Kamis (8/10) ketika ditanya apakah para pejabat AS akan dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag karena melanggar ketentuan Konvensi Jenewa .

Pada hari Sabtu (3/10), pesawat-pesawat tempur AS menyerang sebuah rumah sakit di Afghanistan yang dioperasikan oleh Dokter Tanpa Batas, atau Medecins Sans Frontieres (MSF), sebuah kelompok amal medis internasional yang berbasis di Jenewa, Swiss.

Serangan itu menewaskan 12 anggota staf medis dan 10 pasien, tiga dari mereka anak-anak, dan melukai sedikitnya 37 orang, menurut organisasi bantuan medis.

Serangan udara AS adalah “serangan terhadap Konvensi Jenewa” dan tim misi pencari fakta independen sedang menyelidiki apakah serangan termasuk kejahatan perang atau tidak, MSF mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

“Kalau untuk menentukan bahwa ini merupakan kejahatan perang menurut Konvensi Jenewa bukan sesutau yang sulit, namun pertanyaannya, apakah mungkin membawanya ke Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag?” kata Preston.

“Hal ini sangat tidak mungkin bahwa tuntutan itu bisa diajukan ke Mahkamah Pidana Internasional. Kita harus ingat bahwa Amerika Serikat tidak pernah meratifikasi Pengadilan Pidana Internasional justru untuk menghindari tuduhan yang diajukan” tambahnya.

“Jadi kita harus memahami bahwa ketentuan Mahkamah Pidana Internasional tidak berlaku untuk pemerintah Amerika karena mereka tidak menandatangani perjanjian yang didirikan itu,” analis menambahkan.

“Apakah mungkin ada bentuk lain untuk mengadili Amerika Serikat di bawah ketentuan yang sebenarnya dari Konvensi Jenewa. Tentu tidak mungkin ada pihak yang bersedia untuk menegakkan sanksi tersebut,” katanya.

“Hal ini sangat tidak mungkin misalnya apakah pernah PBB memberi sanksi terhadap Amerika Serikat, mengingat kekuatan Amerika Serikat lebih dari PBB,” katanya.

“Jadi, dalam banyak hal, Amerika Serikat “tak tersentuh” dari kejahatan apapun,” Preston berpendapat. [ARN/Ptv]

About ArrahmahNews (13398 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Analis; Amerika “Tak Tersentuh” dari Kejahatan Perang yang Dilakukan

  1. bisa tidak bisa kalau memang salah ya harus disidangkan di Mahkamah Internasional .. andaikata sudah ada putusan salah, namun pihak yang bersalah tetap tidak mau menjalani hasil Putusan Mahkamah Internasional, biar masyarakat Internasional yang memberikan sanksi moral .. dan bila perlu didemo diseluruh dunia termasuk didemo dinegaranya sendiri .. lama kelamaan juga tidak betah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: