Fatwa Gila ISIS, Halal Perkosa Wanita

LONDON, Arrahmahnews.com - Pemimpin kelompok teror ISIS telah mengeluarkan fatwa mengerikan yang mengatakan kepada para milisi bahwa melakukan perkosaan berkali-kali kepada para wanita adalah cara terbaik untuk memaksa mereka menjadi seorang muslim. (Baca juga: ISIS Kirim 300 Wanita Asing ke Mosul Sebagai Budak Seks)

ISIS 1Surat memuakkan yang beredar diantara lingkungan para prajurit ISIS itu, menyatakan bahwa seorang wanita secara otomatis menjadi muslim jika ia telah diperkosa oleh setidaknya 10 prajurit ISIS. (Baca juga: ISIS Lakukan Kejahatan Seksual Sistematis Terhadap Wanita Izadi)

Hal ini terkuak setelah para korban budak seks dari kelompok kebencian itu berhasil diwawancara mengenai pasar budak seks yang beberapa waktu lalu memenuhi pemberitaan media. Mereka bahkan mengungkap bahwa para milisi kejam itu bisa memebeli para wanita seharga satu bungkus rokok.

Para prajurit ISIS sebelumnya telah mengeksekusi para wanita yang menolak untuk berhubungan seks dengan mereka. Mengenai hal ini, banyak ahli mengatakan bahwa kebanyakan pria muda yang bergabung dengan grup ini,  lebih tertarik pada seks daripada Islam atau jihad.

Banyak wanita dari kalangan kaum Yazidi telah secara kejam dibunuh maupun dimutilasi oleh kelompok radikal itu, yang mengatakan bahwa para Yazidi ini adalah pemuja setan.

Salah satu dari wanita Yazidi yang dipaksa menjadi budak seks, bernama Noor, mengungkapkan bagaimana seorang “jihadis gila” menunjukkan padanya surat dari pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi mengenai fatwa penghalalan perkosaan itu sebagai bentuk justifikasi, sebelum secara brutal memperkosanya.

Wanita muda berusia 22 tahun ini, dijual di pasar budak seks ISIS setelah berusaha melarikan diri dari desanya di provinsi Sinjar Irak.

“Ia menunjukkan kepadaku sebuah surat dan berkata, Surat ini mengatakan bahwa setiap wanita yang ditangkap akan menjadi Muslim jika 10 prajurit ISIS memeperkosanya, ada bendera ISIS dan foto Abu Bakar al-Baghdadi di dalamnya,” ungkap Noor menceritakan kronologi kisahnya.

Abu Bakar Al-Baghdadi

Yang lebih mengerikan adalah bagaimana Noor juga menceritakan bahwa milisi ISIS itu kemudian menyerahkannya berganti-ganti kepada 11 milisi lainnya, sehingga mereka juga memperkosanya atas nama ideologi menyesatkan yang mereka anut.

Noor juga berkata, “Prajurit ISIS itu juga mengatakan kepada kami, Ini adalah peraturan Abu Bakr al-Baghdadi dan kami harus melakukannya.”

“Kata mereka, siapapun yang tidak mau masuk Islam, maka kami akan bunuh para prianya dan kawini para wanitanya. Mereka adalah hasil rampasan perang (Baca jadi hak milik),” tambah Noor kemudian.

ISIS telah berulang kali mencari pembenaran untuk aksi-aksi pemerkosaannya terhadap para wanita Yazidi dan wanita non muslim lainnya, yang selalu diklaim dilakukan atas nama jihad.

Pada kenyataannya, banyak yang percaya itu adalah upaya putus asa pihak pimpinan ISIS untuk menjaga tentara bayaran dan para milisinya tetap senang dan mau bertahan saat gaji mereka dipotong akibat pundi-pundi ISIS yang mulai mengering. Tambahan lagi, fatwa itu masih dibiarkan berlaku hingga kini, agar para milisinya tetap bertahan ditengah ketakutan mereka terhadap serangan udara Rusia di Suriah dan diperkirakan akan segera melebar ke Irak.

Dalam majalah berbahasa Inggris miliknya, kelompok teror itu mengatakan bahwa para prajuritnya itu harus memperkosa setiap wanita yang “menghina al-Qur’an” yang mereka definisikan sebagai non muslim.

Dikatakan dalam majalah tersebut, “Memperbudak keluarga dari orang-orang kafir  dan mengambil perempuan mereka sebagai selir adalah aspek mapan dari Syariah [hukum Islam] yaitu jika ada siapapun yang menolak atau pura-pura,  atau menyangkal atau mengejek ayat-ayat Qur’an dan riwayat Nabi. “

Para teolog dari seluruh dunia telah berulang kali menegaskan bahwa tak satupun dari tindakan ISIS memiliki pembenaran atau dasar dalam Islam. Imam Ajmal Masroor seorang imam di masjid di London mengatakan bahwa para teroris itu telah “membajak” agama dalam upaya untuk membenarkan keinginan bejat mereka sendiri. Dalam wawancara dengan CNN, ia mengatakan, “Orang-orang dari ISIS tidak mewakili Islam sama sekali. Bahkan segalanya menunjukkan bahwa mereka anti-Islam.

“Mereka telah membajak Islam, mereka merendahkan Islam, dan mereka telah menodainya,” ungkapnya, “Dalam Islam mengambil orang sebagai tawanan, menganiaya dengan menjadikan mereka sebagai budak seks, menyiksa mereka dan membunuhnya, semuanya benar-benar dilarang oleh Islam!” tambahnya lagi.

Imam Ajmal Masroor juga menjelaskan bahwa itulah yang dilakukan dan ditunjukkan ISIS, “ Tidak ada ruang diskusi untuk ini. hal ini jelas haram. Hal ini anti Islam dan tidak boleh dilakukan.”

Kini ISIS sedang dalam pelariannya hampir dua pekan terakhir dengan dikirimnya jet-jet tempur Rusia oleh Presiden Vladimir Putin untuk menghantam target-target mereka.

Kemarin terungkap bagaimana kelompok kebencian  itu kini dalam keadaan yang putus asa, karena semakin banyak masyarakat yang menjadi lebih bijaksana untuk menolak kebohongan mesin propaganda onlinenya yang terus memproduksi kebohongan. (ARN/EM/Indian Againts islamic State)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

7 Comments on Fatwa Gila ISIS, Halal Perkosa Wanita

  1. BISAKAH KITA MENDAPATKAN PEMBERITAAN BERIMBANG TENTANG PEBUATAN LAKNAT ISIS….

  2. ISIS sedang sekarat, sehingga perilakunya tidak terkontrol: memperkosa itu melawan hak asasi perempuan

  3. Duta Angkasa // Nov 10, 2015 at 12:51 pm // Balas

    Lalu mana suara dan gerakan penumpasan ISIS, kalau Islam kompak menumpas akan semakin berkurang perempuan-perempuan yang menderita jadi permainan ISIS… Segeralah bertindak HANCURKAN ISIS hai Islam dunia???

  4. Tidak ada ISIS jika tidak ada Islam Ada yg bantah?

  5. Daud Abdullah // Mar 8, 2016 at 1:27 pm // Balas

    tidak ada ISIS kalau tidak ada wahhabi dan zionis dr yahudi dan kristen

  6. Mualaf Mantan Katholik // Des 2, 2016 at 1:57 pm // Balas

    @wal suparmo
    Tidak ada ISIS kalau tidak ada pemahaman sesat para oknumnya

  7. Tidak ada ISIS kalau tidak ada pemahaman sesat para oknumnya

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pemimpin Khilafah ISIS Asal Saudi “Jazrawi” Seorang Gay dan Suka Sodomi Anak di Bawah Umur | SALAFY NEWS
  2. ‘Jihad Seks Ala Zionis Israel’ Senjata Terbaru Mossad | SALAFY NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: