News Ticker

Jumlah Korban Tragedi Mina Masih Misterius

RIYADH, Arrahmahnews.com - Seseorang yang berhasil selamat dari tragedi desak-desakan di Mina, Arab Saudi saat Musim haji kemarin, menyatakan bahwa ia telah melihat begitu banyak mayat sehingga tidak lagi bisa menghitung jumlahnya. (Baca juga: Tragedi Mina, Arab Saudi Harus Membuka Diri : Buya Syafii Maarif)

Tragedi Mina Saudi Telah Rilis 2000 Foto

Berbagai spekulasi muncul terkait jumlah jemaah haji yang tewas dalam tragedi mengerikan tersebut. Hamad bin Mohammed Dhuwalia, Deputi Menkes Saudi, Selasa dua pekan lalu  mengabarkan telah menerima foto 4.173 jemaah haji yang tewas dalam tragedi Mina. Hal ini lah yang kemudian membuatnya dipecat sebagaimana dikabarkan Al Waie. (Baca juga: Raja Salman Copot Menteri Urusan Haji)

The Associated Press mengatakan jumlahnya yang pasti adalah lebih dari 1.453 orang. (Baca juga: Korban Tragedi Mina Hanya Tuhan Yang Tahu)

Menurut Associated Press, jumlah yang diajukannya itu belum termasuk ratusan bahkan ribuan jam’ah lain yang masih dinyatakan hilang dan belum merupakan hitungan resmi dari seluruh negara di dunia yang mengirimkan penduduknya untuk melaksanakan ibadah haji di Mekkah.

Jumlah yang dikumpulkan AP ini baru didapat dari pernyataan-pernyataan resmi 19 negara dari 180 negara yang mengirimkan penduduknya untuk melaksanakan ibadah haji tahunan di Mekkah.

Untuk hitungan itu saja, AP telah memuat angka 684 lebih banyak dari total jumlah resmi yang diakui Arab Saudi, yaitu 769 tewas dan 934 luka-luka dalam tragedi 24 September di Mina, beberapa mil dari kota suci Mekkah.

Pejabat Saudi yang menolak diwawancara AP pada  Jum’at (9/10) kemarin, sebelumnya menyatakan bahwa angka yang mereka nyatakan masih tetap akurat meski investigasi terhadap kasus ini masih terus berlanjut. Pihak berwenang Saudi sama sekali belum pernah memperbaharui jumlah korban semenjak 26 September lalu.

Tragedi mematikan di Mina yang sebelumnya terjadi pada tahun 1990, menyebabkan korban tewas sebanyak 1.426 orang, sedang menurut hitungan yang sementara yang masih dikumpulkan AP melalui pernyataan resmi dari sebagian kecil negara yang mengalami korban tewas sudah mencapai  angka 1.453 orang, belum termasuk jumlah yang masih hilang. (Baca juga: Sudah 1.800 Jenazah Korban Tragedi Mina Dimakamkan di Muashim)

Iran mengatakan sejumlah 465 jamaahnya telah tewas, sementara Mesir menyatakan 148 orang warga negaranya tewas sedang  Indonesia menyatakan 120.

Kemudian berturut-turut sesuai dengan pernyataan resmi negara masing masing,  India dengan 101, Nigeria 99, Pakistan 93, Mali dengan 70, Bangladesh dengan 63, Senegal dengan 54, Benin dengan 51, Kamerun dengan 42, Ethiopia dengan 31, Sudan 30, Maroko 27, Algeria 25, Ghana 12, Chad 11, Kenya 8 dan Turki dengan pernyataan resminya yang menyatakan 3 jamaahnya tewas dalam tragedi Mina. Sementara hanya 19 dari 180 negara itu saja, kesemuanya menyatakan bahwa masih banyak lagi warganya yang masih menghilang dan belum diketahui nasibnya. (Baca juga: Kepala Daker Arsyad Hidayat: 2000 Foto Korban Tragedi Mina Telah Dirilis Oleh Saudi)

Pihak berwenang mengatakan aksi dorong mendorong dalam desak-desakan terjadi ketika dua gelombang peziarah berkumpul di jalan sempit, menyebabkan ratusan orang terhimpit  atau terinjak-injak sampai mati. Namun surat kabar al-Diyar menyatakan Konvoi besar-besaran Muhammad bin Salman Al-Saud, putra raja sekaligus wakil putra mahkota yang terdiri dari 3.500 pasukan keamanan, termasuk 200 tentara dan 150 polisi, hingga menutup dua jalan ke Mina, adalah penyebab kepanikan luar biasa diantara para jama’ah haji sehingga menyebabkan peristiwa desak-desakan yang berujung pada kematian tersebut. (ARN/RM/AP)

About ArrahmahNews (12476 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: