News Ticker

10.000 Demonstran Berkumpul di Istanbul Pasca Ledakan Kembar di Ankara

Setelah ledakan mematikan, Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan upaya bersama dalam berjuang melawan terorisme.

“Hal ini memerlukan penyatuan upaya dalam memerangi kejahatan ini. Apa yang terjadi di Turki, tentu adalah serangan dari teroris, ini jelas adalah kejahatan teroris yang sangat mematikan dan berbahaya. Dan tentu saja itu adalah upaya untuk mengacaukan situasi di Turki, negara tetangga kita, ” kata Putin pada siaran televisi.

Ledakan bom kembar menargetkan para aktivis yang berkumpul di luar stasiun kereta api utama Ankara ketika mereka melakukan aksi damai yang diselenggarakan oleh kelompok oposisi sayap kiri dan pro-Kurdi. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu, setidaknya 95 orang tewas dan 245 lainnya terluka dalam serangan itu, 48 di antaranya dalam kondisi kritis. (ARN/Anadolu)

Iklan
  • Ninoy Karundeng, Penculikan, Penyiksaan, persekusi
  • Nara Masista Rakhmatia
  • Surat Terbuka Yusuf Muhammad: Menag Tak Punya Nyali Hadapi FPI
  • Habib Umar bin Hafidz
  • Wahyu Sutono: BTP "Ahok" Mimpi Buruk Bagi Jajaran BUMN Nakal
  • Harimau Jokowi Resmi Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: