News Ticker

Bagaimana AS Selamatkan Wajahnya di Suriah?

WASHINGTON, Arrahmahnews.com - Sepertinya para politisi di Washington tak lagi percaya pada ilusi mengenai kebijakan Amerika Serikat terkait Suriah, semenjak dana pelatihan dan pemberian pasokan senjata untuk pemberontak “moderat” negara itu, yang berjumlah sekitar 500 juta dolar, telah dinyatakan sebagai suatu langkah pemerintah yang gagal. Kini negara itu dipaksa untuk mengambil langkah berikutnya, yaitu harus memilih diantara langkah-langkah yang tidak populer. (Baca juga: SERANGAN RUSIA KE BASIS ISIS DI SURIAH HANCURKAN HARGA DIRI AMERIKA DAN OBAMA)

Karikatur

Defense One menulis bahwa Presiden AS, Barack Obama, yang dalam kampanye presidennya dulu di promosikan sebagai seorang pembawa perdamaian, tapi Obama sudah terjatuh dalam kesalahan sejak awal saat ia mengambil langkah dan solusi mengenai konflik di Suriah pada tahun 2011. Semenjak itu, semua perundingan mengenai isu Suriah di gedung putih tidak pernah benar-benar bisa membuahkan hasil. Semua tindakan yang diambil Washington hanya berputar pada ide mendukung kekuatan yang melawan Bashar Assad dan Pemerintahan Sah Suriah. (Baca juga: JIHAD DI SURIAH = JIHAD DI JALAN ZIONIS)

Seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat yang menolak untuk disebutkan namanya mengatakan kepada media Defense One, bahwa belum pernah ada diskusi yang benar-benar komprehensif mengenai apa yang harus dilakukan di Suriah dalam empat tahun terakhir. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kebijakan para negarawan AS yang semula menyatakan tidak mau terlibat langsung dalam perang tersebut akhirnya jatuh dan gagal.

Pejabat tinggi lainnya, Robert Ford, mantan dubes AS untuk Suriah, mengklaim bahwa keengganan untuk memasuki konflik secara langsung memang sudah tampak jelas bagi gedung putih, ia menambahkan bahwa pimpinan gedung putih lebih sering menunggu dan  mengorbankan berbagai kepentingan. Ia menyoroti bahwa semuanya dimulai dari presiden Obama yang tak becus dalam mengambil langkah-langkah yang efektif dan drastis.

“Sebagai ganti menggunakan (memfasilitasi) milisi Suriah untuk memerangi ISIS, kita justru menggunakan kekuatan udara kita, dimana hal itu menjadikan pengeluaran yang lebih besar dan mahal serta akan jauh lebih menghancurkan kredibilitas kita jika tidak berhasil,” ungkapnya pada Defense One.

Perang Kepentingan Amerika Barack Obama di Suriah

Sejauh ini, buah dari kebijakan AS di Suriah terlihat kacau. ISIS tetap merajalela dan ribuan pengungsi melarikan diri ke Eropa. Kini justru apa yang dilakukan Moskow di wilayah itu jauh lebih efektif dibandingkan Washington.

“Jadi kami mengatakan, ‘Oke, kita serahkan Suriah ke Iran, Hizbullah dan Rusia,” atau pilihan lain, kita merasa kita perlu dilibatkan dalam game ini (berarti bekerjasama dengan Rusia) sehingga kita bisa terus memiliki harapan melawan ISIS dan memiliki cukup pengaruh untuk mempengaruhi pencarian solusi politik, “tulis Defense One mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya di pemerintahan AS yang akrab mengikuti diskusi mengenai  Suriah di gedung Putih. (Baca juga: PENGAKUAN MENGAGETKAN AS TENTANG “ASET” MEREKA DI SURIAH)

Menurut Defense One, sementara program dukungan CIA untuk para pemberontak Suriah sepertinya akan segera dihentikan, para pejabat Washington menyadari bahwa saat ini langkah-langkah aktif harus segera dilakukan demi menyelamatkan wajah Amerika Serikat. Hanya saja sepertinya tak ada yang akan berani menyuarakan hal itu. (ARN/RM/SputnikNews)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Kembalinya “Desersi” Suriah | VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: