PM Rusia; Tak Mau Berdialog Dengan Rusia, Amerika Tunjukkan Kelemahannya

MOSKOW, Arrahmahnews.com - Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, menyebutkan bahwa Amerika Serikat telah menunjukan 'kelemahan' mereka sendiri dengan menolak untuk berdialog dengan Rusia, sementara ISIS terus merajalela. (Baca juga: Analis; Membuka Tabir Wajah Asli Amerika)

"Sikap mereka menunjukan kelemahan dan tidak berpikir panjang, karena pemimpin yang kuat dan negara yang bertanggung jawab pasti bersedia berdialog dalam situasi seperti ini," lanjut sang perdana menteri. (Baca juga: Rusia Telanjangi Amerika di Suriah)

Medvedev menyalahkan kegagalan Obama atas kegagalan mengoordinasikan serangan terhadap ISIS antara Rusia dan AS, demikian diberitakan RT.

Дмитрий Анатольевич Медведев Премьер-министр РФ краснодарский международный иневстиционный форум сочи-2012

Dalam wawancara bersama stasiun televisi Rossiya 1, Medvedev mengaku bingung atas alasan AS tak mau menyetujui proposal Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk bekerja sama mengusir ISIS dari Suriah. (Baca juga: Bagaimana AS Selamatkan Wajahnya di Suriah?)

“Amerika selalu menyatakan perlunya menyelesaikan masalah dalam paket tunggal,” kata Medvedev, seperti dikutip RT. “Kita perlu menyimpulkan masa depan Suriah, kita perlu bicara tentang masa depan Assad, untuk mencapai solusi politik. Kami tak menentang hal itu, maka dari itu kami mengusulkan ide mengirim delegasi politik.”

RT mengabarkan, sang perdana menteri juga menegaskan bahwa warga Suriah adalah pihak yang seharusnya menentukan posisi dan masa depan pemimpin Suriah, Rusia tidak ikut campur dalam masalah itu.

“Kami tak membela pemimpin tertentu, kami membela kepentingan nasional kami karena ISIS memberi ancaman langsung terhadap Rusia,” kata Medvedev. (ARN/RM/Tass)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: