News Ticker

GEMPAR, Wikileaks Acak-acak dan Edarkan Dokumen Rahasia CIA

Salah satu point yang disorot oleh WkilLeaks adalah bahwa Brennan disebutkan dalam salah satu dokumen sebagai seseorang yang berada dibalik perburuan para wartawan investigasi

WASHINGTON DC, Arrahmahnews.com – Organisasi transparansi WikiLeaks terus memburu  Direktur CIA, John Brennan dengan merilis setumpuk email-email rahasia yang didapatkan dari apa yang disebut perusahaan intellijen global milik  Bos CIA itu. (Baca juga: WikiLeaks Ungkap Diplomasi “Balas Budi” Saudi)

WikiLeaks mengatakan pada hari Senin(26/10) bahwa pihaknya mulai mempublikasikan file-file intellijen global yang berjumlah lebih dari 5 juta email dari markas perusahaan “intellijen global” Stratfor yang berada di Texas tersebut. Sratfor sendiri pada dasarnya adalah sebuah perusahaan yang mengumpulkan informasi dan menjualnya kepada pelanggan.

Salah satu point yang disorot oleh WkilLeaks adalah bahwa Brennan disebutkan dalam salah satu dokumen sebagai seseorang yang berada dibalik perburuan para wartawan investigasi.

“Brennan adalah sosok dibelakang para penyihir yang memburu wartawan investigasi melalui sumber-sumber informasi penting,” tulis pernyataan tersebut. (Baca juga: WikiLeaks Bongkar Lebih dari 500.000 Dokumen Saudi)

Wikileaks mengatakan bahwa email-email tersebut akan “mengungkapkan sistem kerja di dalam sebuah perusahaan yang menyediakan layanan intellijen rahasia kepada perusahaan-perusahaan besar, seperti Bhopal Dow Chemical Co, Lockheed Martin, Northrop Grumman, Raytheon dan instansi-instansi pemerintah.”

Dokumen-dokumen tertanggal antara Juli 2004 dan akhir Desember 2011 itu menunjukkan “web informan Stratfor, struktur pembayaran, teknik pencucian pembayaran dan metode psikologis,” tambahnya.

WikiLeaks mulai merilis email pribadi direktur CIA setelah muncul laporan bahwa account AOL nya telah dihack oleh remaja AS pro-Palestina yang juga diwawancarai oleh media Amerika. (Baca juga: Akun Bos CIA di Hack Sekelompok Remaja Peduli Palestina)

Bocoran dari WikiLeaks itu hanya berselang beberapa hari setelah seorang hacker yang mengaku masih pelajar SMA di AS berhasil membobol akun email John Brennan. Hacker itu mengaku membela Palestina

Dokumen “aib” CIA dari akun email direkturnya yang dibeberkan WikiLeaks berisi berbagai hal. Salah satunya soal penyiksaan tahanan oleh agen-agen CIA, proyek-proyek CIA terkait Iran dan banyak “aib” CIA lainnya.

WikiLeaks menyatakan akan menerbitkan dokumen lebih banyak lagi dalam beberapa hari mendatang yang bersumber dari akun email John Brennan. Tindakan WikiLeaks ini sudah yang kesekian kalinya mempermalukan AS di mata dunia. (ARN/RM/PTV)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: