News Ticker

Innalillahi, Pak Raden Sang Legenda Dongeng Anak Indonesia Meninggal Dunia

Inna Lillahi wa inna ilaihi raji'un telah wafat kakek kami tercinta, guru bangsa, legenda dongeng Indonesia, maestro sketsa Indonesia Drs Suyadi

JAKARTA, Arrahmahnews.com – Aktor bernama Suyadi atau lebih terkenal dengan panggilan Pak Raden yang meninggal pada Jumat akan dikuburkan di TPU (Taman Pemakaman Umum) Jeruk Purut, Jakarta Barat, Sabtu, 31 Oktober 2015. Pak Raden meninggal di Rumah Sakit Pelni kemudian disemayamkan di kediamannya di Jalan Petamburan III/27, Jakarta.

Pak Raden , Sang Legenda Dongeng Anak

Pak Raden lahir di Jember, Jawa Timur, meninggal pada usia 82 tahun. Karakter antagonis dalam serial boneka Si Unyil yang diperankan dan ditayangkan di TVRI pada era 1980-an, melambungkan namanya. Kesukaan menggambar muncul sejak sekolah dasar.

“Inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un telah wafat kakek kami tercinta, guru bangsa, legenda dongeng Indonesia, maestro sketsa Indonesia Drs Suyadi (Pak Raden), pada hari Jumat malam jam 22.20 WIB,” ujar Prasodjo dalam pesan singkatnya.

Sejumlah masyarakat melalui media sosial Twitter juga menyatakan duka atas wafatnya Pak Raden. #RIPpakraden semoga surga menjadi tempat terindah pak. matur nuwun sdh menemani masa kecil saya setiap minggu pagi,” demikian kicauan pengguna Twitter dengan nama akun @bayu_option.

Aktor Vino G Bastian juga menyatakan duka cita melalui cuitannya. “Selamat jalan Pak Raden..#RIPPakRAden,” demikian cuitan akun @_VinoGBastian.

Berikut ini kisah Nanang yang sudah 39 tahun ikut bersama Pak Raden sekaligus perawat almarhum, sedikit menceritakan awal Pak Raden dibawa kerumah sakit.

“Sebelumnya dibawa ke rumah sakit  Kamis malam (29/10/2015). Saya pegang badannya panas banget. Saya bilang ke beliau, ‘Pak Raden badannya panas nih.’ Terus dia bilang ‘nggak panas’,” ungkap Nanang di rumah duka di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015) malam.

Meski berada di atas kursi roda, Pak Raden tetap memperlihatkan semangat kepada awak media, Jakarta, Minggu (2/11/2014). (Liputan6.com/Miftahul Hayat)

“Terus saya bilang sama manajernya, Mas Sodjo (Prasodjo Chusnato) kalau bapak panas. Mas Sodjo bilang nanti Jumat di bawa kerumah sakit,” sambung Nanang.

Pak Raden sempat menyuruh pulang Nanang, dan menganggap kalau kondisinya baik-baik saja. Namun pria yang sudah menganggap Pak Raden sebagai ayahnya sendiri, tetap kekeuh untuk menjaganya.

Jumat (30/10/2015) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, kesehatan pak Raden semakin drop. Ia sempat membangunkan Nanang lantaran kondisi badannya semakin tak stabil. Selain itu Pak Raden juga sempat meminta Nanang mengantarnya ke kamar mandi.

“Dia panggil saya, ‘Nang saya mau kencing.’ Saya pegangin dia mengantarkannya kekamar mandi, pas dikamar mandi saya panggil-panggil diam aja, akhirnya saya bopong ke kasur. Saya telepon lagi Pak Sodjo akhirnya dibawa ke rumah sakit jam 05.00 WIB,” ungkap Nanang.

Risa bersama dengan Pak Raden dan kuasa hukumnya Dwiyanto Prihantono. Risa telah mengirimkan surat terbuka kepada Pansus RUU Hak Cipta DPR.

Setelah dibawa ke Rumah Sakit Pelni, Nanang tak tahu lagi kondisi Pak Raden sampai akhirnya menghembuskan napas terakhir sekitar 22.20 WIB. “Saya juga nggak tahu bapak sakit apa, tahu-tahu dikabarin malamnya meninggal,” kata Nanang.

Kini jenazah disemayamkan dirumah duka di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Rencananya, Pak Raden akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Sabtu (31/10/2015) sekitar pukul 10.00 WIB. (ARN/MM/BerbagaiMedia)

About ArrahmahNews (12511 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Innalillahi, Pak Raden Sang Legenda Dongeng Anak Indonesia Meninggal Dunia

  1. semoga tuhan memberikan tempat yang terbaik disisinyaaa ..

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: