News Ticker

LSM; PBB Racuni Warga Suriah Dengan Bantuan Pangan Kadaluwarsa

Sebuah konvoi bantuan pangan dari sekitar 24 kendaraan pengangkut di bawah naungan PBB membawa biskuit buatan Italia, yang ternyata telah kadaluwarsa pada bulan September lalu.

DAMASKUS, Arrahmahnews.com – Sebuah LSM Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia, (SNHR) menyatakan bahwa PBB telah menyebabkan peristiwa keracunan sekitar 200 warga Suriah di wilayah yang terkepung.

“Biskuit energi yang “berjamur dan kadaluarsa” telah didistribusikan kepada penduduk Madaya dan Zabadani di di pinggiran kota Damaskus pada 20 Oktober, dan ini bisa jadi, adalah satu-satunya penyebab keracunan makanan massal tersebut,” ungkap Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) dalam sebuah pernyataan online, Jumat (30/10). (Baca juga: Analis; Bashar Assad Kunci Penyelesaian Krisis Suriah)

Sebuah konvoi bantuan pangan dari sekitar 24 kendaraan pengangkut di bawah naungan PBB membawa biskuit buatan Italia, yang ternyata telah kadaluwarsa pada bulan September lalu. Bantuan itu dikawal delegasi dari Komite Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Suriah. Mereka kini sedang dimintai pertanggung-jawaban oleh LSM tersebut atas pemuatan kardus-kardus produk kadaluarsa dari sebuah gudang begitu saja, hanya untuk menutupi kekurangan jumlah paket makanan yang seharusnya dikirim dalam konvoi bantuan.”

“Pada 20 Oktober 2015, hampir 200 orang dilarikan ke rumah sakit,” ungkap seorang pria yang menyebut dirinya sebagai Dr. Khaled, yang merawat beberapa pasien keracunan di rumah sakit darurat Madaya, kepada SNHR. “Mereka menunjukkan gejala nyeri di perut, demam, muntah dan diare. Kami menyadari bahwa semua kasus keracunan tercatat pada hari ketika biskuit dibagikan kepada warga di Madaya, kami menerima hampir 700 paket biskuit energi dari konvoi bantuan kemanusiaan”.

Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa biskuit tidak disimpan dalam keadaan baik. (Baca juga: Kerry dan Raja Salman Bersumpah Akan Banjiri Suriah Dengan Teroris)

SNHR mengajukan tuntutan kepada PBB selaku pengawas pengiriman, untuk menyelidiki insiden tersebut dan meminta pertanggungjawaban mereka yang seharusnya bertanggung jawab.

Produk Kadaluwarsa Kiriman PBB

Produk Kadaluwarsa Kiriman PBB

Seorang pejabat PBB sebelumnya menunjukkan bahwa 320 dari 650 kotak biskuit yang dikirim ke Zabadani dan Madaya telah kadaluwarsa pada bulan September, tetapi membantah bahwa biskuit-biskuit itu bisa menjadi ancaman bagi mereka yang memakannya. (Baca juga: Aktifis; Rusia Bantai Teroris ISIS, Amerika dan Saudi Panik di Suriah)

“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa ini adalah hasil dari kesalahan manusia yang sangat disayangkan selama proses loading,” ungkap Yacoub El Hillo, Resident PBB dan Koordinator Kemanusiaan di Suriah.

Pernyataan lebih lanjut menyatakan bahwa para pekerja PBB dan mitra kemanusiaannya menganggap masalah ini sangat serius dan kini sedang bekerja untuk memperbaiki situasi. (ARN/LM/Sputnik)

About ArrahmahNews (12478 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: