News Ticker

Menkopolhukam: Sosmed, Media Tepat Tangkal Radikalisme dan Terorisme

para pemuda dapat memanfaatkan sosial media (sosmed) sebagai penangkal radikalisme dan terorisme

JAKARTA, Arrahmahnews.com – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Panjaitan mengimbau, agar . Himbauan itu diserukan Luhut, saat memberikan sambutan dalam Gelar Seni dan Budaya Nusantara di lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Jumat (30/10) malam. (Baca juga: KH Said Aqil Siroj; BNPT dan Kemenkominfo TIdak Perlu Ragu Bredel Situs Radikal)

Menurut Luhut, saat ini, generai muda menghadapi era digitalisasi yang salah satunya ditandai dengan pesatnya perkembangan sosmed.

“Sosmed juga menjadi  penyebaran radikalisme dan terorisme. Ini challenge,” kata Luhut di hadapan 1.400-an anak muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Ditambahkan Luhut, selain dengan hard approach, masalah radikalisme dan terorisme juga bisa dihadapi dengan soft approach, misalnya dengan kebijakan pemerataan supaya tidak timbul civil opinion yang berujung pada radikalisme.

Pasalnya, lanjut Luhut,  akar persoalan munculnya radikalisme dan terorisme juga tak lepas dari  masalah ekonomi dan non ekonomi. (Baca juga: Berikut Media Teroris di Indonesia)

Pihaknya mencontohkan, berdasarkan hasil sejumlah riset menunjukkan bahwa dari 400an anggota Al Qaeda, 90 persennya justru berasal dari keluarga yang harmonis, dan 75 persennya berpendiikan bagus. Hanya saja, mereka melihat kesenjangan dan ketidakadilan. (ARN/MM)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: