News Ticker

Ribuan Aktivis Bertopeng Inggris Demo Tuntut Revolusi

Para peserta bergabung dalam "Demo Jutaan Topeng" pada hari Kamis (5/11) kemarin sambil meneriakkan slogan, "Satu solusi... revolusi!" dan “ Jalan siapa? jalan kami!"

LONDON, Arrahmahnews.com – Ribuan aktivis bertopeng yang mengaku anti imperialis turun membanjiri jalan-jalan di London dan meneriakkan slogan-slogan menentang otoritas negara itu. (Baca juga: Unjuk Rasa Anti-Israel di London)

Dalam demonstrasi tahunan yang digelar dalam rangka mengenang pembangkang Guy Fawkes, yang mencoba meledakkan parlemen Inggris dan mengalami eksekusi mengerikan di abad ke-17, para peserta bergabung dalam “Demo Jutaan Topeng” pada hari Kamis (5/11) kemarin sambil meneriakkan slogan, “Satu solusi… revolusi!” dan “ Jalan siapa? jalan kami!”

Para pendemo tersebut juga melakukan aksi mereka di luar Istana Buckingham dan kantor Perdana Menteri Inggris, David Cameron. Aksi demo itu menjadi rusuh ketika para peserta mulai melakukan aksi pembakaran sebuah mobil polisi dan melempari sejumlah poilisi yang menunggang kuda. Sejumlah demonstran mengalami luka-luka dalam bentrok dengan polisi. (Baca juga: Demo Solidaritas Pengungsi di London)

mobil polisi yang dibakar dalam aksi demo


“Kami telah mencoba selama enam tahun untuk membuat pers melihat bahwa kami serius. Hanya ketika kami memakai topenglah kami mulai mendapatkan perhatian,” ungkap salah satu pengunjuk rasa, menjelaskan mengapa ia dan para pengunjuk rasa lain mengenakan topeng yang berhubungan dengan kelompok hacktivist Anonymous. Topeng yang mereka kenakan berbentuk seperti topeng tokoh Guy Fawkes dari film ‘V for Vendetta.

“Anonymous berjuang untuk kebebasan. Kami semua memiliki hak untuk protes, kami memiliki hak untuk hidup bebas. Kami memiliki hak agar pemerintah bersikap terbuka kepada kami dan memberitahu kami apa yang mereka lakukan. Semua orang harus sama, mereka tidak seharusnya lebih tinggi. Mereka tidak boleh memandang rendah pada kami. Mereka seharusnya tidak diperbolehkan untuk memperlakukan kami seperti penjahat, ” ungkap demonstran lain. (Baca juga: Tony Blair dan Kemunafikannya di Irak)

Demonstrasi dimulai pada hari Rabu malam (4/11), ketika ribuan orang mulai berbondong-bondong menuju White Hall, sebuah jalan dimana gedung-gedung penting pemerintahan Inggris berada.

Selain di Inggris, para pengunjuk rasa juga berkumpul di kota-kota besar lain di seluruh dunia pada tanggal 5 November untuk menandai Guy Fawkes Day.

Ratusan pengunjuk rasa juga berbaris dari Monumen Washington di Washington DC, menuju Gedung Putih untuk memperingati acara tahunan itu. (ARN/LM/PTV)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: