News Ticker

Kremlin Marah Kepada Majalah Charlie Hebdo yang Hina Jatuhnya Pesawat A321 Miliknya

Kremlin menyebut hal itu sebagai sebuah kekejian, dan hal ini disampaikan langsung oleh juru bicara Kremlin, Dnitry Peskov pada hari Jum’at (6/11) kemarin

MOSKOW, Arrahmahnews.com – Moskow secara resmi mengecam publikasi terakhir majalah satir Charlie Hebdo, berupa ilustrasi kartun kecelakaan pesawat penumpang Rusia A321 yang mengalami kecelakaan di Sinai. Kremlin menyebut hal itu sebagai sebuah kekejian, dan hal ini disampaikan langsung oleh juru bicara Kremlin, Dnitry Peskov pada hari Jum’at (6/11) kemarin. (Baca juga: Analis; ISIS Tak Mungkin Tembak Jatuh Pesawat AirBus A-321 Milik Rusia)

Ketika ditanya apakan Moskow memiliki rencana untuk meminta Paris memberikan sebuah penjelasan atas hal ini, Peskov menjawab singkat, “Tidak, kami tidak akan melakukannya.”

“Di negara kami, kami memiliki kata yang sangat keras untuk hal ini. Penghujatan ini tidak ada hubungannya dengan demokrasi, ekspresi diri, tidak ada hubungannya dengan apa pun. Ini adalah sebuah bentuk kekejian,” ungkap Peskov kepada para wartawan. (Baca juga: Maskapai Penerbangan Rusia Tolak Dugaan “Human Error” Dalam Kecelakaan Pesawat)

Peskov mengatakan bahwa ia dan stafnya telah “melakukan pencarian” mencoba untuk menemukan kartun hinaan mengenai karyawan Charlie Hebdo yang ditembak oleh teroris di Paris, tapi mereka tidak bisa menemukan apapun. Tidak ada yang membuat pelecehan semacam itu di Rusia.

“Jika hal itu ada dan dipublikasikan, maka itu juga sebuah kekejian, dan setidaknya begitulah kami melihat hal semacam itu di negara kami,” tambah Peskov.

Charlie Hebdo dikenal atas penerbitan berbagai karikatur kontroversialnya. Pada tanggal 7 Januari, kantor majalah itu di Paris diserang oleh kelompok bersenjata yang menewaskan 12 orang dan melukai 11 staff, setelah Charlie Hebdo menerbitkan kartun Nabi Muhammad.(ARN/RM/SputnikNews)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: