News Ticker

Jet Tempur Rusia Hancurkan 448 Fasilitas Penting ISIS

Konashenkov mengumumkan bahwa 448 target telah hancur di provinsi Aleppo, Idlib, Damaskus, Latakia, Hama, Homs, dan Raqqah.

SURIAH, Arrahmahnews.com – Angkatan Udara Rusia telah menghancurkan 448 fasilitas infrastruktur Takfiri di seluruh Suriah selama tiga hari terakhir, kata Kementerian Pertahanan Rusia. (Baca juga: Kemenhan Rusia; ISIS Ledakkan Masjid Untuk Kambing-Hitamkan Rusia)

Konashenkov mengatakan bahwa meskipun intensitas serangan mendadak Rusia lebih rendah dari biasanya selama beberapa hari terakhir, tapi “jumlah target dalam setiap penerbangan meningkat.”

Dia menegaskan bahwa kampanye udara Rusia telah mengakibatkan “perubahan signifikan” dalam taktik yang digunakan oleh para teroris di seluruh Suriah, dan menambahkan, bahwa serangan udara Rusia memaksa kelompok-kelompok bertindak secara sembunyi-sembunyi.” (Baca juga: Eksklusif; Menhan Rusia Rilis Video-Video Serangan di Suriah)

Pejabat Rusia mengatakan bahwa teroris mencoba untuk menggunakan taktik pertahanan seluler di mana mereka terus berpindah-pindah dari satu posisi ke posisi lainnya “dalam upaya untuk bersembunyi dari serangan, baik oleh tentara pemerintah Suriah dan Angkatan Udara Rusia.”

Konashenkov mengumumkan bahwa 448 target telah hancur di provinsi Aleppo, Idlib, Damaskus, Latakia, Hama, Homs, dan Raqqah. (Baca juga: Kapal Perang Rusia Tembakkan 26 Rudal ke Posisi ISIS di Suriah dari Laut Kaspia; VIDEO)

Jet tempur Rusia juga menghancurkan “empat mortir dan depot amunisi” milik Jabha Nusra di Latakia. Sebuah bengkel teroris di Hama dan pusat komando utama di Idlib juga hancur.

Sebuah gudang amunisi ISIS yang menyimpan puluhan rudal juga hancur dekat ibukota Damaskus, dan depot senjata juga berhasil dihancurkan di Raqqah dan Homs.

Rusia meluncurkan kampanye udara melawan Takfiris ISIS di negara Arab pada 30 September atas permintaan dari pemerintah Suriah. (ARN/PTV)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: