News Ticker

Puluhan Ribu Warga Kabul Protes Penyembelihan Oleh Taliban

Peristiwa pembunuhan sadis ini membangkitkan kemarahan warga Afghanistan dan memicu protes di jalan-jalan di ibukota Kabul pada hari Rabu

KABUL, Arrahmahnews.com – Dua orang wanita, seorang anak perempuan berusia 9 tahun, dan 4 orang pria dari Kabul telah disembelih dengan menggunakan kawat berduri oleh para anggota Thaliban.

Peristiwa pembunuhan sadis ini membangkitkan kemarahan warga Afghanistan dan memicu protes di jalan-jalan di ibukota Kabul pada hari Rabu(11/11) dengan membawa kafan-kafan dan tujuh peti mati yang membawa tubuh para etnis Hazara yang menjadi korban dan meneriakkan keadilan atas penyembilahn tersebut.

Para sandera Hazara itu ditangkap oleh pemberontak Taliban lebih dari sebulan yang lalu dan ditahan di distrik Arghandab, provinsi Zabul.

“Dua wanita, seorang gadis 9 thn dan 4 laki-laki telah dipenggal kepalanya dengan kawat berduri,” kata para pejabat. Orang-orang Hazara itu diculik di Ghazni dan tubuh mereka kemudian ditemukan di provinsi Zabul.

Maryam Jamal, yang juga mengambil bagian dalam pawai, mengatakan kepada Aljazeera bahwa penting untuk menekan pemerintah agar segera menghentikan kekerasan yang meningkat di negara itu. “Mereka sekarang sudah mulai membunuh perempuan dan anak-anak,” katanya.

“Hal ini bisa terjadi besok, bisa terjadi pada anak-anak saya. Protes ini adalah protes bersejarah dan kami bersikeras untuk tidak mundur sampai sesuatu dilakukan mengenai hal ini. Sudah cukup bagi kami. “

“Hari ini mereka bunuh kami. Esok mereka akan bunuh kalian!” teriak sebagian pendemo. Yang lain membawa plakat-plakat dan meneriakkan “Mampus Thaliban”.

Para pejabat mengatakan tujuh orang Thaliban yang dibunuh itu adalah termasuk diantara puluhan etnis Hazara yang diculik dalam di sejumlah penculikan yang dilakukan tahun lalu.

Revolution News mengabarkan bahwa Pasukan keamanan Afghanistan menghentikan liputan langsung demo yang disiarkan oleh saluran televisi swasta TV Ariana.

Pasukan keamanan menembakkan senjata untuk membubarkan massa di gerbang istana presiden dan 7 orang dilaporkan terluka dalam penembakan itu, kondisi mereka hingga kini masih belum diketahui.(ARN)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: