News Ticker

Kairo Tolak Klaim Media AS Yang Nyatakan Mesir Izinkan FBI Terlibat Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Rusia

Mesir menolak klaim media AS yang menyatakan bahwa Kairo telah memberi lampu hijau pada Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika untuk bergabung dengan penyelidikan Internasional terhadap kecelakaan pesawat Rusia di Semenanjung Sinai

KAIRO, Arrahmahnews.com – Mesir menolak klaim media AS yang menyatakan bahwa Kairo telah memberi lampu hijau pada Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika untuk bergabung dengan penyelidikan Internasional terhadap kecelakaan pesawat Rusia di Semenanjung Sinai. Pernyataan ini resmi dikeluarkan kementerian luar negeri Mesir yang dimuat dalam The Cairo Post di hari Rabu (11/11). (Baca juga: Kartun Hinaan Charlie Hebdo Atas Kecelakaan Pesawat Rusia Timbulkan Kemarahan Warga Rusia)

“Peraturan yang mengatur kerja Komisi Investigasi Teknis, sesuai dengan perjanjian internasional yang relevan, hanya memungkinkan partisipasi negara-negara di mana pesawat dan mesin pesawat diproduksi, negara tempat pesawat tersebut terdaftar, negara di mana insiden itu terjadi, dan negara-negara kebangsaan para korban,” demikian bunyi pernyataan yang dikutip melalui pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, Ahmed Abu Zeid.

Abu Zeid menjelaskan bahwa Mesir telah memberitahu negara-negara tersebut, ia juga menambahkan, “ini termasuk Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), dan hal ini dikarenakan perusahaan yang memproduksi mesin pesawat itu adalah sebuah perusahaan yang berbasis di AS.” (Baca juga: HEBOH…Kronologi Pasukan Hantu Rusia “Spetsnaz” Tangkap Agen “CIA” Dalang Jatuhnya Pesawat A321)

Pernyataan Abu Zeid ini mengindikasikan bahwa Mesir menerima tawaran AS untuk penasihat NTSB, tetapi tidak untuk partisipasi para peneliti FBI ‘.

Sebelumnya, di hari yang sama, CNN menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry mengatakan, negaranya telah menyetujui permohonan Amerika Serikat (AS) untuk ikut dalam investigasi kecelakaan pesawat Metrojet di Semenanjung Sinai. Namun disitu CNN juga menyebut bahwa Shoukry mengatakan, peraturan penyelidikan internasional memungkinkan AS untuk melibatkan FBI sebagai penasehat dalam tim investigasi Mesir.

Setelah kecelakaan pesawat Rusia pada 31 Oktober, sebuah komite telah dibentuk. Menurut pernyataan yang dibuat pada hari Sabtu, komite tersebut terdiri dari Rusia (Negara pemilik pesawat), Irlandia (negara tempat pesawat terdaftar), Perancis (negara pembuat pesawat), dan penasihat dari perusahaan tempat mesin pesawat dibuat, tanpa menyebut negara mana tempat mesin pesawat tersebut dibuat. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: