News Ticker

Koalisi Sadis “Saudi-Amerika” Hancurkan Rumah Sakit Yaman

Bagian paling menjijikkan adalah apa yang dimainkan oleh media-media yang bekerja sama dengan mereka dan lembaga-lembaga pro-HAM. Mereka ini tidak pernah mau repot untuk untuk mengekspresikan simpati terhadap ribuan wanita dan anak-anak yang telah dibunuh oleh Amerika dan Saudi. Ketidakpedulian dunia terhadap penderitaan warga sipil Yaman dan pembunuhan para dokter dan perawat benar-benar sangat mengejutkan.

YAMAN, Arrahmahnews.com – Ketika rezim lalim seperti Arab Saudi memutuskan untuk menghamba pada Amerika Serikat, hal itu bukan karena rezim itu ingin mendapat sebuah roket yang bisa memindahkan seseorang ke bulan demi kemanusiaan, tapi karena rezim itu ingin mengirim sebanyak mungkin orang-orang tak berdosa kepada kematian, termasuk para dokter, perawat dan para pasien. (Baca juga: ICRC; Saudi Sengaja Hancurkan Rumah Sakit di Yaman)

Puing-puing Rumah Sakit Yaman Yang diserang oleh Saudi-Amerika

Karenanya, sekarang tidak perlu heran jika kita mendengar bahwa Saudi kini memimpin sebuah koalisi sadis pemuja kematian, dan dengan menggunakan persediaan yang disediakan Barat, secara sengaja menargetkan klinik-klinik dan rumah sakit-rumah sakit di Yaman. Lagipula, tuannya Amerika juga melakukan hal yang sama di Afghanistan. (Baca juga: MSF; Semua Fakta Tunjukkan Saudi Sengaja Serang Rumah Sakit Di Yaman)

Sangat tragis! Koalisi pimpinan Saudi dimana AS dan Israel termasuk didalamnya, telah menargetkan sebanyak hampir 100 fasilitas kesehatan di Yaman. Ironis! Karena mereka masih saja ngotot bahwa hal ini dilakukan demi demokrasi!

Sebagaimana dilaporkan Komite Internasional Palang Merah, para penjajah dukungan AS ini telah dengan “sengaja” menyerang banyak rumah sakit dan klinik selama berbulan-bulan. Dan hal ini adalah tren yang sangat mengerikan, yaitu “tidak menghormati netralitas fasilitas kesehatan.” (Baca juga: 40 Ribu Bom Telah Dijatuhkan Saudi di Yaman)

Kejahatan Barat dan Saudi di Yaman

Serangan udara terbaru telah menghancurkan sebuah klinik pada hari Minggu, 8 November di kota Taiz, salah satu daerah yang paling padat penduduknya, dan telah berada dalam situasi perang hebat selama berbulan-bulan

Serangan terhadap rumah sakit Al-Thawra, di selatan Yaman itu terjadi setelah beberapa minggu rumah sakit Doctors Without Borders (MSF) di Haydan di utara juga mengalami penyerangan. Sebelumnya, MSF juga telah mengajukan tuntutan dan mengutuk AS karena sengaja membom rumah sakit di Afghanistan. Organisasi internasional tersebut bahkan telah mengajukan tuntutan kepada pemerintah AS atas sebuah kejahatan perang. (Baca juga: Misteri Perang Yaman Terungkap)

Bagaimanapun juga, setiap manusia beradab pasti tahu bahwa netralitas fasilitas perawatan kesehatan dan para stafnya haruslah dihormati. Fasilitas kesehatan tidak pernah boleh diserang, dan pasokan medis serta perlengkapan bedah tidak pernah boleh dihalang-halangi untuk bisa mencapai rumah sakit-rumah sakit yang berada di dalam wilayah pengepungan, sesuatu yang telah dilakukan oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi dan pasukan dukungan AS selama berbulan-bulan dan merupakan pelanggaran yang sangat mencolok terhadap hukum kemanusiaan Internasional.

Dan seperti biasa, para pembunuh Saudi itu menyangkal bahwa mereka sengaja menargetkan rumah sakit MSF dalam serangan udara di Haydan. Sama persis dengan tuannya Amerika, yang tetap menyangkal bukti-bukti jelas yang menunjukkan bahwa negara itu telah menghancurkan rumah sakit Kunduz di Afghanistan. (Baca juga: Media AS Lakukan Kebohongan Atas Pengeboman AS ke Rumah Sakit Kunduz Afghanistan)

Bahkan Amerika sekarang menghalangi-halangi penyelidikan internasional atas pembunuhan massal yang telah disengaja itu. Mungkin itulah penjelasan sederhana untuk semua ini, Saudi dan Amerika terus menargetkan rumah sakit-rumah sakit karena mereka tahu tidak akan pernah ada penyelidikan internasional, tidak hari ini, tidak besok, tidak akan pernah.

Inilah bentuk kekonyolan dalam dunia tempat kita tinggal, di mana Malala Yousufzai, seorang siswi Pakistan, bisa tiba-tiba berubah menjadi seorang bintang demi agenda jahat di Barat, dengan dalih bahwa ia ditembak oleh Taliban setelah menolak untuk berhenti bersekolah, sementara tidak ada yang bersimpati terhadap semua dokter dan perawat yang tewas dalam pembunuhan berdarah dingin Amerika dan Saudi saat mereka tengah melakukan sesuatu yang amat mereka cintai, MENYELAMATKAN KEHIDUPAN.

Sungguh sangat mengejutkan bagaimana tragedi penghancuran rumah sakit-rumah sakit di Yaman juga bahkan tidak pernah dimanfaatkan oleh berbagai pihak di Barat meski untuk memajukan agenda mereka sendiri.

Bagian paling menjijikkan adalah apa yang dimainkan oleh media-media yang bekerja sama dengan mereka dan lembaga-lembaga pro-HAM. Mereka ini tidak pernah mau repot untuk untuk mengekspresikan simpati terhadap ribuan wanita dan anak-anak yang telah dibunuh oleh Amerika dan Saudi. Ketidakpedulian dunia terhadap penderitaan warga sipil Yaman dan pembunuhan para dokter dan perawat benar-benar sangat mengejutkan. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Amnesty International: Saudi Gunakan Senjata AS dalam Serangan ke RS Yaman | ISLAM NKRI
  2. Amnesty International: Saudi Serang RS Yaman Menggunakan Senjata AS – VOA ISLAM NEWS
  3. Amnesty International: Saudi Serang RS Yaman Menggunakan Senjata AS | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: