News Ticker

Jokowi Kutuk Aksi Radikal Penembakan dan Ledakan Bom di Paris Perancis

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti memastikan, Polri berusaha untuk mendeteksi segala kemungkinan gerakan kelompok radikal di Indonesia, memiliki kaitan dengan pelaku teror di Paris, Perancis.  Untuk itu, Polri  akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait, untuk menjaga keamanan di dalam negeri.

Badrodin mengakui,  adanya pandangan banyak pihak yang mengaitkan teror di Paris dengan kelompok ISIS. Tetapi, hal itu masih sebatas dugaan yang perlu didalami. (Baca juga: Paris Mencekam, Presiden Perancis Berlakukan Darurat Negara)

Jokowi dan para Pejabat Ketika Ucapkan Bela Sungkawa Atas Tragedi Paris

“Kita terus koordinasi dengan semua pihak terkait, apakah teror bom itu ada hubungannya dengan ISIS. Tapi yang penting, kita terus meningkatkan pengamanan di Indonesia,” ujar Badrodin, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (14/11/2015).

“Saya sudah perintahkan para Kapolda se-Indonesia untuk memantau seluruh wilayah hukumnya. Meskipun intensitas aksi terorisme di Indonesia menurun namun tetap kita harus waspada, ” tambahnya. (Baca juga: Kronologi Ledakan Bom dan Penembakan di Paris Perancis

)

Untuk diketahui bahwa Presiden Perancis Francois Hollande menyatakan status darurat di seluruh wilayah Prancis. Presiden memerintahkan menutup pintu akses perbatasan dan  mengerahkan kekuatan militer menyusul aksi teror yang terjadi di ibukota Prancis pada Jumat malam waktu setempat (13/11) atau Sabtu WIB.

Terkait teror di Paris, Badrodin menyatakan, pengamanan di seluruh kantor kedutaan di Indonesia  diperketat. Pengetatan keamanan dilakukan terbuka dan tertutup, di luar kantor kedutaan.

Pemerintah Indonesia menyatakan ikut berduka terkait teror yang terjadi di Paris. Presiden Joko Widodo mengutuk aksi radikal tersebut dan mengajak dunia internasional bersama-sama memerangi terorisme. (ARN/AM)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: