News Ticker

Perseteruan Presiden Israel dengan Netanyahu Memanas Gara-gara AS

ISRAEL, ARRAHMAHNEWS.COM – Menurut surat kabar Ibrani “Haaretz” melaporkan bahwa Reuven Rivlin presiden Israel dalam sebuah wawancaranya di “Army Radio” mengaku bahwa ia lelah dengan perbedaan visi antara dirinya dan perdana menteri Benjamin Netanyahu, sejak Juli lalu keduanya tidak lagi duduk bersama. Dalam hal ini dia mengatakan: “sebelum munculnya perbedaan terkait kebijakan politik luar negeri kami berdua selalu bertemu disetiap bulan”. Seperti dikutip oleh kantor berita Mepanorama. (Baca juga: Gara-gara Tak Bisa Kalahkan Hamas, Hizbullah Serta Iran Lieberman Paksa Netanyahu Mundur)

Obama dan Netanyahu

Rivlin menambahkan bahwa pembahasan tentang perbedaan pandaangan antara dirinya dan Netanyahu tidak pada agenda kerja dan tidak perlu untuk bertemu dengannya. Menanggapi pertanyaan tentang apakah Netanyahu telah mengancam hubungan antara Israel dan Amerika atau tidak, ia menjelaskan bahwa persahabatan antara kedua negara bukan hanya hubungan historis namun juga hubungan yang sangat kuat dan mendasar serta hubungan strategi. (Baca juga: Netanyahu Ajak Negara Arab Hentikan Perlawanan Terhadap Israel

)

Pada akhir wawancaranya dia mengatakan :”Netanyahu tidak hanya mejadikan hubungan antara kedua negara dalam bahaya melainkan juga akan berakibat pada sanksi-sanksi yang akan diterima Isreal dan mengakibatkan beberapa kerugian dan kerusakan. Sungguh kebijakan Netanyahu terkait kebijakan politik luar negeri sangatlah lemah”. (ARN)

About ArrahmahNews (12478 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: