News Ticker

Balas Dendam Serangan Paris, Pria Bertopeng Joker Ancam Bunuh “Satu Arab Satu Minggu”

QUEBEC KANADA, ARRAHMAHNEWS.COM – Polisi Montreal saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap sebuah video mengerikan dimana didalamnya terlihat seorang pria mengenakan topeng Joker dan mengancam akan melakukan pembunuhan terhadap satu orang Arab setiap minggunya. (Baca juga: “Tamparan” Maut Putin-Jokowi di KTT G-20 Turki Kepada Barat dan AS)

“Mulai minggu depan, akan ada pembunuhan di seluruh Quebec,” ungkapnya dalam aksen Quebec. Video tersebut juga dilatarbelakangi tangisan bayi. “Kami akan menghabisi mereka semua, satu demi satu. Sudah cukup Islam membahayakan kami!” ungkap Joker tersebut dengan nada kemarahan. Video itu sendiri kini telah dihapus. (Baca juga: Howard Nema: Tragedi Paris! Operasi Hitam CIA, MOSSAD Wujudkan Tatanan Dunia Baru)

Mengacu pada serangan Paris, pria tak dikenal itu mengklaim bahwa dirinya telah merekrut lebih dari 10 orang dalam aksi kejahatan yang akan dilakukannya. “Aku akan tembakkan sebuah peluru ke kepala satu orang Arab setiap minggu, dan akan dimulai minggu depan,” katanya sambil mengacungkan pistol, “Aku yakinkan kalian bahwa aku serius!” tambahnya.

Juru bicara kepolisian Montreal, Laurent Gingras mengatakan kepada VICE NEWS bahwa timnya belum menentukan apakah orang itu ada di bawah yurisdiksi mereka atau tidak, “Jika Anda membuat ancaman di jaringan sosial atau di web, ada konsekuensi yang sangat nyata di dunia nyata, KUHP memungkinkan kita untuk melakukan tuntutan terhadap orang-orang yang melakukan hal-hal seperti ini,” jelas Gingras. (Baca juga: Wajah Munafik Obama Tampak di Paris, Tuai Kritikan Pedas Netizen)

Kepolisian provinsi Quebec tidak mengkonfirmasi atau menyangkal investigasi yang sedang berlangsung, namun mereka mengatakan bahwa mereka juga telah dihubungi terkait video tersebut. “Semua keluhan kami tanggapi dengan serius,” ungkap juru bicara Surete du Québec, Mélanie Desmarais.

Ancaman tersebut datang di tengah-tengah meningkatnya Islamophobia di Kanada setelah serangan Paris. Minggu ini, sebuah masjid Peterborough dibakar, wanita Toronto diserang serta laporan beberapa kasus lain yang meliputi ancaman dan gangguan.

Di Quebec, di mana hubungan dengan Perancis adalah yang terkuat di seluruh Kanada, hingga bahsa resmi yang digunakan di wilayah itu adalah bahasa Perancis dan bukan Inggris, Serangan Paris telah meningkatkan ketegangan agama dan ancaman serangan balik atas tragedi tersebut. Serangan itu diarahkan sangat kuat kepada orang-orang Arab dan umat Islam di sana. (ARN)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: