News Ticker

ISIS Rilis Foto Bom Yang Jatuhkan Pesawat Rusia A321

SINAI, ARRAHMAHNEWS.COM – Kelompok takfiri ISIS yang membuat klaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat penumpang Rusia di semenanjung Sinai, Mesir, merilis foto sebuah bom yang diklaim telah menjatuhkan pesawat Russian Airbus A321 pada bulan Oktober.

Majalah ISIS pada hari Rabu (18/11) kemarin, memposting sebuah foto bom rakitan yang disebut-sebut telah menjatuhkan Airbus A321 Rusia di atas Semenanjung Sinai Mesir pada bulan Oktober. (Baca juga: HEBOH…Kronologi Pasukan Hantu Rusia “Spetsnaz” Tangkap Agen “CIA” Dalang Jatuhnya Pesawat A321)

Para teroris itu mengklaim bahwa mereka menyelundupkan bom itu ke pesawat Rusia setelah menemukan celah keamanan. Foto yang dirilis itu menunjukkan kaleng minuman ringan Schweppes Gold dan sebuah alat yang tampaknya menjadi detonator dan beralaskan semacam kain berwarna biru. (Baca juga: Keamanan Bandara Sharm El-Sheikh Gunakan Detektor Bom Palsu)

ISIS juga menerbitkan sebuah foto yang mereka katakan berasal dari sebuah paspor milik warga Rusia yang telah tewas di tangan jihaddisnya.

Pesawat Kogalymavia A321 itu mengalami kecelakaan di semenanjung Sinai Mesir pada tanggal 31 Oktober. Kesemua 224 penumpang pesawat tewas, dan pihak Kogalymavia menyatakan bahwa tidak ada alasan yang menunjukkan adanya “human error” dalam kecelakaan tersebut. (Baca juga: Analis; ISIS Tak Mungkin Tembak Jatuh Pesawat AirBus A-321 Milik Rusia)

Hari Rabu (18/11) dini hari, harian Kommersant mengutip sebuah sumber yang dekat dengan penyelidikan insiden ini dimana disanaebut bahwa sebuah bom telah ditanam dalam kursi seorang penumpang saat pesawat masih berada di Bandara Sharm El-Sheikh.

Surat kabar itu mengatakan bahwa bom telah ditempatkan di kabin utama pesawat ini dekat bagian ekor dan tidak dalam kompartemen kargo seperti yang dilaporkan sebelumnya.

“Menurut versi awal, bom mungkin diletakkan di bawah kursi penumpang didekat jendela. Meledaknya bom tersebut telah mengakibatkan hancurnya daerah itu dan memicu penurunan tekanan dalam kabin yang bersifat mudah meledak,’ tulis surat kabar tersebut. (Baca juga: Keamanan Bandara Sharm El-Sheikh Gunakan Detektor Bom Palsu)

ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat penumpang Rusia tersebut. Kecelakaan pesawat Sinai menjadi kecelakaan udara paling mematikan dalam sejarah penerbangan Rusia, melebihi bencana 1985 di Uzbekistan, di mana 200 orang tewas. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: