News Ticker

Roket Rusia Bawa Pesan Balas Dendam Kepada Teroris ISIS Atas Tragedi Paris dan Sinai

21 November 2015,

RUSIA, ARRAHMAHNEWS.COM – Anggota Angkatan Udara Rusia di Suriah menuliskan di roket-roket yang akan diluncurkan kepada teroris ISIS dengan tulisan “Bagi orang-orang kami (Rusia)” dan “Untuk Paris”, hal ini sebagai upaya untuk memperingati para korban tragedi jatuhnya pesawat Rusia dan bom Paris dari serangan teroris. Diberitakan oleh kantor berita PTV (20/11). (Baca juga: Tak Kuat dengan Serangan Rusia, Para Teroris ISIS Cukur Jenggot dan Nyamar Jadi Wanita)

Tertulis Pesan Penghormatan untuk Korban Tragedi Paris dan Jatuhnya Pesawa Rusia Airbus A321 di Rudal Rusia yang Akan Diluncurkan Untuk Menyerang Teroris ISIS di Suriah

Dalam rekaman baru yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Jumat (20/11), tentara Rusia di pangkalan udara Hmeimim Lattakia barat Suriah, ditunjukkan bahwa mereka menulis pesan singkat disisi roket FAB-250-M62 yang dibawa oleh pesawat Sukhoi Rusia Su-34 yang akan diluncurkan untuk menargetkan pos-pos teroris. (Baca juga: Ratusan Teroris ISIS Melarikan Diri Akibat Serangan Serempak Suriah, Rusia, dan Hizbullah

)

Pesan itu ditulis sebagai penghormatan atas korban serangan teroris di Paris yang telah menelan korban 132 orang tewas dan sekitar 350 orang lainnya menderita luka-luka, dan pemboman mematikan Airbus A321 milik Rusia di Semenanjung Sinai Mesir yang telah menewaskan (224 orang) seluruh penumpang dan awaknya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu mengatakan bahwa 18 rudal jelajah telah diluncurkan dari kapal perang Rusia di laut Mediterania dan Kaspia yang menargetkan posisi ISIS di Raqqah, Idlib dan Aleppo, dan telah menewaskan 600 orang teroris yang menguasai Deir Ezzur.

Menurut Shoygu, ada 10 kapal perang yang mengambil bagian dalam operasi ini, empat diantaranya berada di Laut Kaspia.

Dia menambahkan bahwa selama empat hari terakhir, Angkatan Udara Rusia telah meluncurkan 522 roket, meluncurkan lebih dari 100 rudal jelajah dan 1.400 ton bom dari berbagai jenis, Rusia melipat gandakan jumlah pesawat udaranya untuk mengambil bagian dalam operasi penumpasan teroris ini, ada 69 pesawat tempur yang melakukan 143 serangan setiap harinya.

Menteri Pertahanan Rusia lebih lanjut mencatat bahwa kampanye anti-teror Rusia di Suriah juga menargetkan mata rantai basis pendanaan ‘ekonomi’ ISIS.

“Kami menghentikan pasokan lebh dari 60.000 ton minyak per/hari yang akan dijual ISIS ke pasar gelap dan kehilangan $ 1.500.000 perhari,” katanya. (Baca juga: Janji Rusia Ditepati, Jet Tempur Kremlin Hancurkan Tangker Minyak Selundupan ISIS : Video)

Rusia memulai serangan udaranya kepada militant dan teroris ISIS di Suriah pada 30 September atas permintaan pemerintah Damaskus, dan tidak melanggar resolusi PBB. Moskow mengatakan kampanye ini bertujuan untuk membantu tentara Suriah dalam perjuangan anti-teror dan juga mencegah kembalinya lebih dari 2.000 warga negara Rusia yang telah bergabung dengan teroris ISIS di Suriah. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: