News Ticker

Teroris ISIS Tunisia Berfaham Wahabi Potong Kepala Seorang Pemuda Pengembala Domba

Pemuda Penggembal Tunisia Yang Dipenggal Kepalanya

24 November 2015,

TUNISIA, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekelompok orang yang setia kepada organisasi teroris ISIS menyebarkan sebuah video yang disiarkan melalui Internet, tentang pembantaian seorang pengembala muda di wilayah Sidi Bouzid di barat-tengah Tunisia, dengan alasan ia telah memberikan informasi pada pasukan militer negara akan pergerakan mereka. (Baca juga: Tunisia Sita 25 Ton Buku-Buku Takfiri Wahabi)

Situs “Elaf” melaporkan bahwa para teroris itu membuat rekaman itu pada tanggal 13 November di Gunung Meghila menyembelih seorang pemuda beranama Mabruk Sultani, 16 tahun, yang sehari-harinya bekerja mengembala domba bersama sepupunya, Shukri, 14 tahun, setelah disembelih mereka meletakkan kepala pemuda itu dalam sebuah kantong lalu menyerahkannya kepada anggota yang lain serta memerintahkanya untuk mengantar kepala itu kepada keluarganya. (Baca juga: 80 Masjid Wahabi Ditutup Pemerintah Tunisia)

Aksi teror itu memicu shock dan kemarahan di negara itu, terutama keluarga korban, dimana mereka terpaksa meletakkan kepala yang terputus itu dalam kulkas rumah sepanjang malam, guna menunggu pasukan keamanan yang kedatangannya tertunda hingga keesokan paginya.

Dalam rekaman video itu ditunjukkan pemuda itu dalam keadaan berlutut, dan tangannya terikat di belakang punggungnya, begitu tampak wajahnya penuh ketakutan, sementara saat itu ia sedang ditanya oleh salah satu algojo teroris, dan suara asli dalam rekaman itu telah diubah dan di edit, sehingga tidak dapat dikenali…. video itu diakhiri dengan adegan penyembelihan leher pemuda itu dengan diiringi lagu berisikan ancaman bagi yang orang lain dan ini merupakan pesan dari teroris ISIS siapa saja yang membocorkan apapu yang berkaitan dengan kami maka akan seperti  “penyembelihan” ini. (Baca juga: Ideologi Wahabi Picu Demam Atheis di Timur Tengah)

Organisasi teroris bersenjata yang menamakan dirinya dengan “Batalion Uqba bin Nafik” di Tunisia, sebuah organisasi yang punya hubungan langsung dengan al-Qaeda di Maghreb Islam, Pada tanggal 11 November menyebarkan video pembunuhan penggembala domba di daerah Kasserine (pusat barat) dengan tuduhan telah kerjasama dengan pasukan negara dengan memantau terus pergerakan para teroris yang tinggal di pegunungan, dan itu adalah awal mula para teroris mengaku bertanggung jawab atas eksekusi mati warga di Tunisia.  Bahkan saat ini, kelompok teroris itu telah melakukan eksekusi mati puluhan anggota keamanan dan tentara Tunisia.

Disebutkan pula bahwa kelompok teroris ISIS adalah produk Amerika dan Zionis yang mengadopsi ideologi ekstremis Takfiri Wahhabi yang diusung oleh negara-negara regional yang terus berusaha memecah belah sebuah kawasan tertentu setelah mereka memporak porandakannya. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: