News Ticker

HRW; Bahrain Terus Lakukan Penyiksaan Kejam Terhadap Para Tahanan Politiknya

25 November 2015

MANAMA, ARRAHMAHNEWS.COM – Pengawas HAM (HRW) pada hari Senin (23/11) kemarin menyatakan bahwa Bahrain masih melakukan penyiksaan terhadap para tahanan dalam proses interogasinya, meski raja dari kerajaan itu telah berjanji akan berhenti melakukan praktek tersebut. (Baca juga: Penangkapan Para Demonstran di Bahrain)

Ayoub Adil, salah satu tahanan politik yang disiksa secara kejam di Bahrain

Ayoub Adil, salah satu tahanan politik yang disiksa secara kejam di Bahrain

Organisasi non pemerintah yang berbasis di New York itu mengatakan dalam sebuah laporan yang menyebut bahwa penyiksaan terhadap para tahanan terus dilakukan oleh komisi penyelidikan pemerintah setelah terjadinya gelombang anti protes anti pemerintah di tahun 2011, meski pemerintah Bahrain mengklaim bahwa mereka menentang aksi penyiksaan tersebut, dan menyatakan tiga lembaga yang didirikan oleh Raja Bahrain, Hamad bin Isa Al-Khalifa tengah menyelidiki kasus penyiksaan tersebut. (Baca juga: Dahlan Iskan Berbicara Peta Baru Amerika dan Timur Tengah

)

Menurut HRW dalam laporannya yang berjudul “The Blood of People Who Don’t Cooperate,” (Darah Orang-orang Yang Tak Mau Bekerjasama) mengatakan bahwa tidak adanya transparansi dan independensi dari lembaga-labaga tersebut telah membuat ketiganya gagal menghentikan penyiksaan-penyiksaan tersebut.

Sepuluh tahanan yang diwawancarai oleh HRW mengatakan mereka diinterogasi oleh Departemen Direktorat Investigasi kriminal Dalam Negeri Bahrain, dan empat orang lain yang diwawancara mengatakan bahwa mereka disiksa di penjara pada tahun 2015. Beberapa mengatakan mereka disetrum, mendapat pelecehan seksual, dihukum dengan pendingin yang ekstrim dan dan berbagai penyiksaan lain yg mengerikan.

“Klaim dari Bahrain dan sekutunya bahwa pihak berwenang telah mengakhiri penyiksaan dalam tahanan sama sekali tidak kredibel,” kata Joe Stork, wakil direktur HRW Timur Tengah. (ARN)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: