News Ticker

Insiden Jet Tempur Rusia Adalah Aksi Balas Dendam Erdogan Atas Kerugian Yang Dialami Sapi Perahnya, ISIS

25 November 2015

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Warga Rusia sangat marah dengan insiden penembakan yang dilakukan Turki atas jet tempur SU-24 milik Rusia yang sedang melaksanakan misi anti-terorisme di Suriah. Media Russia Insider pada hari ini, Rabu (25/11), memberitakan bahwa masyarakat membicarakannya dimana-mana, rumah, transportasi publik, bahkan di kafe-kafe.

Warga Rusia merasa bahwa mereka telah dikhianati. Mereka mengira Turki adalah seorang teman, salah satu negara yang pertama kali melakukan penerbangan ke Krimea setelah bergabung dengan Rusia, dan tujuan wisata paling favorit bagi warga Rusia. (Baca juga: Putin Marah Besar: Jet Tempur Sukhoi SU-24 Ditembak, Ternyata Turki Tusuk Kami dari Belakang)

“Aku tidak akan pernah berlibur ke Turki lagi,” ungkap seorang wanita berumur 50 tahun kepada temannya di sebuah kendaraan umum di Moskow. “Presiden Putin menyebut hal ini “tindakan menikam dari belakang” sedang Menlu Lavrov membatalkan kunjungannya ke Turki.”

Para politisi, pakar dan ahli tak kalah juga mengeluarkan komentar terkait insiden ini. Igor Chernyshov, anggota Dewan Federasi (senat Rusia) dan mantan pilot menyatakan,

“Turki telah memberi kita bukti jelas bahwa ISIS adalah sapi perah mereka. Mereka selama ini mendapatkan minyak murah dari sana, lewat militan, dan memulangkan mereka untuk pengobatan. Jelas, kami berada dalam zona kepentingan ekonomi bagi Turki, yang mendapat keuntungan dari kegiatan teroris yang disebut ISIS tersebut.” (Baca juga: Ramzan Kadyrov; Turki Akan Sesali Tindakan Liciknya Jatuhkan Jet Tempur Rusia : Video)

Alexei Mukhin, Direktur Jenderal Pusat Informasi Politik, sebuah think tank yang dekat dengan Kremlin menyatakan,

“Sekarang, Turki mungkin tidak terlalu senang bahwa mereka terlibat dalam insiden ini. Jika pesawat yang jatuh itu terbang di atas wilayah Suriah, maka akan menjadi alasan untuk menyatakan perang,” katanya, “Turki adalah penerima dan zona transit utama untuk minyak yang telah dicuri oleh ISIS.”

“Kritik kami akan ditertawakan, mengingat peringatan Pentagon bahwa Rusia akan menghadapi kerugian parah. Di jaringan sosial, apa yang mereka sebut sebagai sayap liberal kami dikatakan tidak bisa menyembunyikan kepuasannya. Sungguh tak tahu malu ! “

Valeriy Burkov, seorang pilot yang pernah menerima penghargaan tertinggi sebagai “Pahlawan Rusia” menyatakan, “Rincian mengenai apa yang sebenarnya terjadi di udara tidaklah terlalu penting. Bahkan jika pesawat Rusia menyeberangi perbatasan Turki selama satu menit dan pergi sejauh 1, 2 atau 5 kilometer, karena misalkan terjadi, itu akan menjadi pelanggaran yang sangat singkat. Bahkan sebuah rudalpun tidak akan punya waktu untuk mencapainya.

“Sudah jelas bahwa ini adalah tindakan yang direncanakan, mereka sudah bersiap dan hanya menunggu sebuah pesawat Rusia untuk muncul. Pesawat Itu tidak jatuh karena kesalahan pilot, atau karena pilot terlalu senang atau apa pUn. Insiden ini direncanakan sebelumnya, sebuah tindakan terencana.”

“Turki dan para pemimpinan politiknya tahu siapa yang kami perangi di Suriah. Tindakan ini menunjukkan mereka menentang apa yang kita lakukan di Suriah, dan hal itu membuktikan Turki mendukung mereka yang kami perangi (ISIS).” (ARN)

About ArrahmahNews (12489 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: