News Ticker

Turki Tembak Pesawat Rusia, Bentuk Kampanye Sengit Sang “Teroris” Erdogan di Suriah

27 November 2015,

TURKI, ARRAHMAHNEWS.COM – Reaksi dari oposisi Turki terus berlanjut atas insiden dijatuhkannya pesawat tempur Rusia dan akan munculnya dampak bahaya bagi Turki dan masa depannya dibidang pariwisata dan ekonomi, para oposisi itu menekankan pada pemerintah, bahwa apa yang telah pemerintah Turki lakukan hanya akan membantu dan menguatkan kelompok teroris, serta hanya menunjukkan kemarahan Rusia yang sedang dalam operasi militernya di wilayah Suriah. (Baca juga: Putin Marah Besar: Jet Tempur Sukhoi SU-24 Ditembak, Ternyata Turki Tusuk Kami dari Belakang)

Koran Turki

Dukungan pemerintah Turki kepada terorisme nampak begitu jelas dengan ditembaknya jatuhnya pesawat tempur Rusia yang sedang beroperasi guna memerangi terorisme, dimana para analis menyimpulkan bahwa kebijakan itu hanya akan memabawa dampak negatif bagi hubungan antara Moskow dan Ankara dan beraikbat penurunan ekonomi Turki.

Bulent Essen Ihsanoglu, wakil pemimpin Partai Nasional Turki mengatakan kepada chanel berita Al-Alam, Kamis (26/11) “Seharian pesawat tempur Yunani menembus dan melanggar wilayah udara Turki, namun mengapa mereka tidak menembak pesawat tersebut? Dijatuhkannya pesawat Rusia adalah bentuk dukungan nyata bagi kelompok-kelompok teroris, dan yang paling penting bahwa hal itu akan mengakibatkan munculnya kampanye sengit yang akan melawan sang teroris Erdogan di Suriah, sebagaimana pula perdagangan antara Turki dan Rusia yang diperkirakan senilai 35 miliar dolar akan mengalami penurunan”. (Baca juga: Kremlin; Pesawat Rusia Yang Ditembak Jatuh Tak Langgar Wilayah Udara Turki

)

Para pengamat menganggap bahwa Turki telah kehilangan indranya setelah melihat kemajuan signifikan yang telah dicapai oleh tentara Suriah di negaranya berkat dukungan pasukan Rusia, terutama di beberapa daerah yang Ankara bermaksud untuk mendirikan zona penyangga disana, dan karena pasukan Rusia berhasil memukul para militan bersenjata di pegunungan Turkmen.

Para oposisi pemerintah Turki menganggap bahwa para militan bersenjata yang berada di daerah Turkmen tidak jauh berbeda dengan para teroris besenjata di Suriah. (Baca juga: Rusia Rilis Video Yang Buktikan Jet Tempurnya Tak Langgar Wilayah Udara Turki)

Mustafa Kamalak pemimpin Islam Felicity mengatakan “Turki memulai kebijakan politiknya dengan judul “tidak bermasalah” dengan negara-negara tetangga, namun kebijakan luar negerinya telah mengubah menjadi “tidak berhubungan” dengan negara-negara tetangga, dimana semua negara tetangga kami menderita akibat dari kebijakan kasar pemerintah kami, yang telah mendukung teroris di wilayah ini”.

Hussein Kranlk analis politik untuk berita mengatakan “menjatuhkan pesawat tempur Rusia sama saja dengan menyeret Turki ke dalam perangkap yang telah dipasang oleh Amerika Serikat”.

Dia menambahkan “menjatuhkan pesawat tempur Rusia adalah bukti jelas atas dukungan Partai Keadilan dan pembangunan bagi para teroris di Suriah, dan Erdogan dengan mulut besarnya mengatakan bahwa ia telah mengirimkan bantuan kepada para pejuang di pegunungan Turkmen agar mereka dapat membela diri, ia mengirim mereka senjata, sementara yang kita ketahui bersama bahwa tidak ada warga sipil di pegunugan Turkmen dan yang ada hanyalah kelompok bersenjata yang berbaiat pada kelompok teroris”. (Baca juga: Insiden Jet Tempur Rusia Adalah Aksi Balas Dendam Erdogan Atas Kerugian Yang Dialami Sapi Perahnya, ISIS)

Para analis mengatakan bahwa yang sebenarnya melakukan pelanggaran batas udara adalah Turki sendiri, dengan memfasilitasi perjalanan ribuan teroris di wilayahnya untuk berperang di Suriah, sementara Rusia berjuang bersama tentara Suriah dengan izin dari otoritas yang sah. Selain itu partisipasi Rusia akan mencegah Turki untuk bisa mendapatkan minyak ISIS yang dicuri. (ARN)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: