News Ticker

DAHSYAT… Badan Keamanan Rusia Bongkar Aliran Dana ISIS di Irak dan Suriah

30 November 2015,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Badan pengawas perang melawan terorisme di badan keamanan Rusia FSB mengeluarkan laporan rincian tentang kelompok teroris ISIS dan bagaimana mereka memperoleh dukungan untuk sampai ke pemerintah Irak, dalam sebuah laporan tersebut dijelaskan beberapa cara ISIS dapat dengan mudah memperoleh dukungan dari berbagai sumber. Laporan itu dibuat berdasarkan pada informasi yang dikumpulkan melalui dokumen, foto udara, rekaman audio dan hasil dari rekaman perangkat GPS serta analisa pergerakan di lapangan dengan menggunakan GIS. Sebagaimana diberitakan oleh media burathanews (21/11). (Baca juga: HEBOH..Putin Ungkap 40 Negara Danai ISIS di KTT G20 dan Cibir NATO di Suriah)

Agen ISIS

Rusia Keluarkan Data Agen Teroris ISIS, termasuk Tareq al-Hashemi dan Massoud Barzani

Laporan tersebut menunjukkan bahwa “Salah satu cara ISIS menerima dukungan keuangan adalah bantuan tunai dari raja Arab Saudi

dengan cara uang itu ditempatkan di rekening sebuah perusahaan perdagangan milik Tareq al-Hashemi di sebuah bank London, proyek tersebut “kemitraaan perdagangan” (tercantum dalam laporan tersebut, nama dan scan nominal keuangan perusahaan di bank), baru setelah itu Tareq al-Hashemi mentransfer sejumlah uang tersebut secara bertahap ke Rekening teroris Ezzat al-Douri di sebuah bank Kurdistan (tercantum dalam laporan tersebut nama bank dan nama para staf yang terlibat dalam proses konversi ini) kemudian ia mentransfer uang itu ke para pemimpin ISIS yang lain juga secara bertahap.” (Baca juga: Dana Saudi Mengalir ke ISIS dan Jabha Nusra, Al-Qaidah Kalah Pamor)

Laporan itu juga menyebutkan bahwa “Sejumlah Syaikh Wahabi di kerajaan baru-baru ini menyarankan kepada raja Saudi agar mengalokasikan sebagian dari hasil pemasukan haji musim ini untuk mendukung ISIS dan keluarga dari anggota teroris yang tewas, dengan dalih membantu para jihadis (Teroris) akan mendapatkan pahala, dan mereka juga memberikan sebuah saran dengan alasan agar kerajaan Saudi mendapat rahmat dan berkah.”

Jalan lain dukungan bagi ISIS sebagaimana tertulis dalam laporan adalah “bantuan keuangan dari Barat yaitu berasal dari Amerika Serikat serta negara-negara Barat lainnya dalam bentuk bantuan kepada Pemerintah Massoud Barzani, kepala wilayah Kurdistan, kemudian ia mengirimkan uang itu ke ISIS dengan dalih pembayaran biaya minyak yang dijual ISIS. Dan bantuan keuangan dari barat itu juga untuk memenuhi kebutuhan pangan, transportasi bagi para teroris. (Baca juga: PM Irak: ISIS, Terorisme, Perang Dagangan Amerika dan Zionis di Timur Tengah)

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa “sebagian dari senjata yang diperoleh ISIS Irak berasal dari kawasan yang dikendalikan oleh ISIS di Suriah, sementara yang lain didapat dari gudang senjata yang berada di provinsi Mosul, selain itu juga disediakan beberapa peralatan dan perangkat militer yang dikembangkan melalui koordinasi dengan Turki.”

Laporan tersebut menunjukkan bahwa “Turki telah berkoordinasi dengan negara-negara Barat dan mengambil keuntungan dari uang Barat dengan membeli 200 mobil Pick-up Toyota Jepang yang sudah dilengkapi dengan peralatan komunikasi dan militer, kemudian dikirim ke ISIS”. (Baca juga: Eksklusif; 4 Negara Arab Beli Ribuan Mobil Toyota Untuk Teroris ISIS)

Laporan itu juga mengatakan bahwa “Turki juga menyediakan suku cadang dan amunisi dan peralatan militer berat guna memperbaiki senjata dan perlatan perang dari hasil perampasan yang dilakukan ISIS dari tentara Irak dan Suriah. (dalam laporan itu disertakan beberapa gambar dan foto udara terkait dengan itu).”

Menurut laporan tersebut Turki baru-baru ini juga “memberikan izin pengumpulan sumbangan uang tunai dan non tunai untuk kepentingan ISIS, itu bertujuan untuk menciptakan hubungan mesra antara ISIS dengan masyarakat negara Turki”. (Baca juga: Ini Alasan, Kenapa Turki Selama ini Membantu Teroris ISIL?)

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa “pemerintah Yordania bertanggung jawab dalam pelatihan militer kelompok ISIS serta memberikan pembelajaran tentang intelijen serta memberikan informasi kepada ISIS tentang kekuatan senjata tentara Irak dan infrastrukturnya, menunjukkan titik kekuatan dan kelemahan di dalamnya.” Laporan tersebut mengandung serangkaian dokumen rahasia yang membuktikan hal diatas, dan kini laporan itu telah diserahkan kepada pemerintah Irak. (ARN/AM)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: