News Ticker

Wejangan Gus Mus Kepada “Tutut” Ketum GP Ansor yang Baru Dilantik

1 Desember 2015,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Mendengar berita anakku Yaqut Cholil Qoumas terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, akankah aku mengucapkan ‘Selamat!’ atau ‘Belasungkawa’? Soalnya aku selalu melihat jabatan dan kedudukan lebih sebagai cobaan katimbang nikmat. Jabatan dan kedudukan merupakan amanah dan tanggungjawab. Bukan anugerah yang patut diharap-harap.

Sebaiknya aku mengingat-sarankan saja kepada Tutut –nama sayang Yaqut– untuk:

  1. Seiring dengan niatnya akan memprioritaskan pengkaderan, menganggap ‘jabatan’nya di kepemimpinan Ansor ini sebagai juga pengkaderan bagi dirinya pribadi untuk menjadi Pemimpin dengan P besar.
  2. Menjadikan kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai contoh. Alkhairu kulluhu fittibãir Rasül SAW. Rasulullah SAW adalah pemimpin yang menyintai dan dicintai umatnya. Pemimpin yang ikhlas melayani umat yang dipimpinnya dan mendahulukan kepentingan mereka dari pada kepentingan dirinya sendiri. Pemimpin yang mengarahkan, bukan menyesat-nyesatkan. Pemimpin yang ditaati karena dicintai, bukan karena ditakuti.
  3. Memikirkan dan mengupayakan agar Ansor dan warganya bisa benar-benar mandiri. Selain dirinya, hanya mengandalkan Allah SWT.
  4. Pertahankan keyakinan dan ajaran sesepuh dalam hal: berIslam ala Ahlis Sunnah wal Jamaah dan pemahaman Islam Rahmatan lil ‘Ãlamïn serta berIndonesia dengan cerdas, santun, dan arif.
  5. Tidak pernah lupa memohon pertolongan Allah dalam setiap upaya dan langkah.

Semoga Allah selalu memberi bimbingan, taufiq dan hidayahNya. (ARN)

Sumber: Akun Facebook Ahmad Mustofa Bisri

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: