News Ticker

Beli Minyak ISIS, Irak Akan Tuntut Turki Ke DK PBB

3 Desember 2015

BAGHDAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Baghdad mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan tuntutan resmi terhadap Ankara ke Dewan Keamanan PBB jika klaim yang menyebut Turki terlibat dalam penyelundupan minyak Irak bersama dengan kelompok teror takfiri itu terbukti kebenarannya. Hal ini diungkap oleh kementerian pertahanan Irak.

“Jika kementerian pertahanan Irak menerima cukup bukti dengan segenap rinciannya, maka tanpa ragu-ragu akan segera mengajukan protes pada Dewan Keamanan PBB dan semua badan internasional lain yang relevan,” ungkap Naseer Nuri, juru bicara kementerian, dalam sebuah wawancara telepon dengan kantor berita Rusia, Sputnik, pada Rabu (2/12). (Baca juga: Putin Tak Sudi Bertemu Erdogan, Pasca Tembak Jet Tempur Rusia)

Nuri menambahkan bahwa beberapa “informasi umum” mengenai penyelundupan minyak Irak oleh kapal tanker menuju negara-negara tertentu, termasuk Turki, sudah tersedia.

“Ada bukti, foto satelit dan laporan keamanan yang membenarkan bahwa Daesh menyelundupkan minyak ke Turki. Minyak ini digunakan untuk mendanai Daesh [ISIS],” lanjutnya. (Baca juga: Posisi Erdogan Terancam, Putin Sebut Punya Bukti Baru Turki Terlibat Minyak Curian ISIS)

Sebelumnya pada hari yang sama, saat briefing pers untuk media internasional yang diselenggarakan di ibukota Rusia Moskow, pejabat Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa mereka memiliki bukti konkret bahwa pemerintah Turki terlibat dalam penyelundupan ilegal minyak dari wilayah yang dimiliki oleh kelompok-kelompok teror di Suriah dan Irak.

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Antonov membeberkan bukti-bukti bahwa Ankara adalah konsumen utama minyak yang “dicuri dari pemiliknya yang sah, Suriah dan Irak,” dan mengatakan bahwa Presiden Recep Tayyip Erdogan dan keluarganya terlibat dalam “bisnis kriminal” tersebut. (Baca juga: PENTING..! Akhir Erdogan, Rusia Beberkan Bukti Sang Presiden Terlibat Pembelian Minyak Curian ISIS)

Pemimpin Turki, yang sedang berkunjung ke Qatar pada hari Rabu, menuduh Moskow telah melakukan fitnah, dan berkata, “Tidak ada yang memiliki hak untuk terlibat dalam fitnah terhadap Turki dengan mengatakan bahwa Turki sudah membeli minyak dari Daesh.”

Sebelumnya Erdogan mengatakan bahwa ia siap untuk mengundurkan diri jika tuduhan oleh Rusia mengenai Ankara telah terlibat perdagangan minyak dengan Daesh/ISIS itu terbukti benar. (ARN)

About ArrahmahNews (12478 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: