News Ticker

Denny Siregar; Cambukan Maut Jokowi

3 December 2015,

JAKARTA, SUARA RAKYAT, ARRAHMAHNEWS.COM – Tokoh dunia Maya Denny Siregar membuat sebuah analisa menarik tentang sepak terjang Jokowi dan kasus Freeport.

Saya benar-benar suka melihat epsiode Freeport kali ini.

Cambuk

Saya tidak senang teori konspirasi,menebak-nebak siapa dan bagaimana. Lebih enak menganalisa langkah-langkah yang sudah terjadi, seperti menyusun keping demi keping puzzle sampai nanti membentuk gambar yang utuh.

Apa yang dimainkan Jokowi kali ini buat saya adalah sesuatu yang luar biasa dan menambah banyak pelajaran bagaimana permainan politik yang cerdas, yang sulit diperkirakan oleh para pengamat politik yang terbiasa dengan permainan kasar. (Baca juga: Diar Anwar: KARTU JOKER JOKOWI

)

Apa yang dilakukan Jokowi dengan mendorong bola panas ke MKD dan tidak mengadukannya ke kepolisian adalah langkah cantik yang menggemaskan. Baru sekarang kita melihat semua jadi terbuka terang benderang siapa tikus-tikusnya yang selama ini menggegerogoti lumbung padi. Jokowi paham, jika hanya di kepolisian mereka bisa sembunyi karena jaringan mereka begitu kuat di dalamnya. Karena itu, di buatlah pengadilan rakyat.

Beredarnya transkrip rekaman juga adalah bagian dari move untuk semakin menguatkan keterlibatan para mafia freeport. Masyarakat bisa membaca, mendengarkan dan mengadili para oportunis di balik uang freeport.

Dan yang menarik, ini berubah menjadi masalah yang lebih luas dengan disidangkannya Setnov di MKD. Ini bukan hanya masalah freeport saja, bukan masalah Setnov dan Riza Chalid saja, tetapi lebih besar dari itu yaitu pilkada 2016. Dengan terbukanya mata masyarakat bahwa Golkar dan Gerindra ternyata melindungi para makelar, maka masyarakat akan berhitung banyak hal untuk mencoblos kedua partai itu. PKS sangat paham jebakan batman ini, karena itu mereka langsung menghindar kalau tidak makin jeblok suara mereka di pilkada nanti. (Baca juga: GUS DUR, FREEPORT & JOKOWI)

Bahkan dalam rangka pilpres 2019 nanti, Jokowi sudah memainkan kartunya dari sekarang.

Karena itu menjadi tidak penting apakah SN bersalah atau tidak, tetapi tujuan utamanya adalah membuka borok Golkar dan Gerindra bahwa mereka adalah partai pelindung koruptor.

Pada situasi ini Jokowi juga secara sadar memunculkan ke area publik siapa itu Muhammad Riza Chalid, orang yang selama ini tidak terlihat yang memainkan banyak peran dalam politik Indonesia. Orang ini sangat berbahaya karena dengan uangnya ia bisa menggerakkan banyak hal untuk menjatuhkan Jokowi. Dengan membuka dalang besar dibelakangnya, maka Jokowi akan mendapat banyak simpati rakyat untuk melindunginya dalam bertugas. (Baca juga: Misteri Jokowi dan Sang Nasib)

Sangat cerdas. Saya harus mengangkat topi untuk strategi ini. Sekali tepuk, banyak lalat mati. Jokowi menembak lebih cepat dari bayangannya sendiri.

Nikmatnya kopi di pagi hari menjadi sedikit terganggu ketika ada lalat yang masuk ke dalam gelas kopi. Mungkin ini lalat yang bermarga Ginting, seperti yang disebutkan dalam transkrip itu. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Comments on Denny Siregar; Cambukan Maut Jokowi

  1. yang penting itu bukan jebakan batman, tapi sanggup tidak jokowi menghentikan perpanjangan kontak freepot?
    bila jokowi sanggup, ini akan menjadi nilai tambah besar baginya, bila tidak. percuma saja segala jebakan batman yang dia buat, tidak akan menambah nilai apapun baginya. hanya menang dalam pertarungan politik tapi kalah di hati rakyat Indonesia.
    Dan perlu juga diingat bahwa Indonesia saat ini tidak dapat lagi menjadikan diri seseorang menjadi president seumur hidup, layaknya presiden soekarno dan soeharto.
    karena paling lama umur presiden itu 5 atau 10 tahun. jadi jangan menukar kenikmatan akhirat dengan kenikmatan dunia yang cuma sesaat.
    salam, semoga bumi, tanah, air dan yang terkandung didalamnya dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

    • To mas Dudung, sebenarnya ini masalah Indonesia, bukan masalah Jokowi, Jokowi sih tdk peduli nanti mau jd presiden lg atau tdk. Tp Jokowi hanya pingin Indonesia keluar dr lingkaran setan yg mengakar dgn oknum2 yg bersembunyi yg terus menggerogoti uang rakyat. Dgn dimunculkan aktor yg ada maka sangat jelas pula siapa2 pelindungnya dan benar kata bung Deni, pengadilan rakyat aja berjalan, baik dlm pilkada pilpres dan pilleg nanti. Jokowi memang bukan dewa, tp dia mencoba membuat kita masyarakat Indonesia menjadi Dewasa dan Waspada. Indonesia adalah Kita. Sekian, semoga paham.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: