News Ticker

Perang Hari ke-255, Saudi Kehilangan 60 Miliar Dolar dan 2.000 Pasukan Dalam Perang Yaman

5 Desember 2015

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Invasi pemerintahan Riyadh ke negeri tetangganya Yaman telah membawa kerugian yang sangat besar bagi kerajaan itu baik dari segi pendanaan maupun personil militer. Hal ini diungkap oleh Mujtahid, seorang aktivis politik Saudi yang dipercaya sebagai sumber yang sangat dekat dengan keluarga kerajaan.

Dalam tweet terakhirnya, Jum’at (4/12) kemarin, Mujtahid menyatakan bahwa Arab Saudi telah menghabiskan dana lebih dari 200 miliar rial Saudi (60 miliar dolar), dan kehilangan sekitar 2.000  personil tentara dalam 9 bulan agresi yang dipaksakannya ke Yaman. (Baca juga: PBB Kecam Serangan Saudi Ke Klinik MSF di Yaman)

“Arab Saudi telah menghabiskan lebih dari 200 miliar rial Saudi (lebih dari 60 miliar dolar) untuk agresi terhadap Yaman dalam sembilan bulan terakhir,” tulis Mujtahid dalam tweet terbarunya kemarin.

Mujtahid juga menulis bahwa pasukan tentara Saudi telah kehilangan 2.000 personil tentara dalam perang dengan Yaman, sementara 4.850 orang mengalami luka-luka.

“Biaya harian perang untuk Arab Saudi adalah 750 juta rial Saudi (lebih dari 200 juta dolar) yang dihabiskan untuk membeli peluru dan logistik,” tambah Mujtahid lagi. (Baca juga: HEBAT..! Pasukan Yaman Umumkan Kemenangan Beruntun di 3 Provinsi Saudi)

Sejak Maret, Saudi telah memimpin kampanye pemboman di Yaman, dan menewaskan ribuan warga sipil negara tetangganya itu dengan dalih menargetkan pasukan revolusioner.

Human Rights Watch mengatakan bahwa “serangan udara Saudi telah dengan tanpa pandang bulu menewaskan dan melukai warga sipil” di ibukota Yaman, Sana’a dan di tempat lain di Yaman. (Baca juga: PUTUS ASA…Demi Hentikan Pejuang Yaman, Saudi Bombardir Wilayahnya Sendiri)

Arab Saudi telah menginvasi Yaman selama 255 hari terhitung hari ini, Sabtu (5/12), demi mengembalikan sekutunya, mantan presiden yang buron, Mansour Hadi menduduki kursi kekuasaan. Agresi ilegal Saudi yang dilakukan tanpa mandat PBB itu telah memakan korban sebanyak 7.116 warga Yaman, termasuk wanita dan anak-anak.

Meskipun Riyadh mengklaim hanya memngincar para pejuang revolusioner Houthi, pada kenyataannya serangan Riyadh ditujukan kepada masyarakat, pemukiman dan infrastruktur sipil. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: