News Ticker

ILEGAL! Tanpa Izin Damaskus, AS Bangun Pangkalan Militer di Suriah

6 Desember 2015

HASAKA SURIAH, ARRAHMAHNEWS.COM – Para ahli dari Amerika kini tengan membangun kembali dan melengkapi bandara terpencil yang sebelumnya hanya khusus untuk membawa produk pertanian, di wilayah yang dikuasai oleh pasukan Kurdi di wilayah Hasaka, timur laut Suriah, guna mengubahnya menjadi sebuah pangkalan militer.

Surat kabar Lebanon, al-Akhbar melaporkan pada hari Sabtu (5/12) kemarin, bahwa sejumlah ahli AS telah memasuki wilayah tersebut semenjak 50 hari sebelumnya untuk membangun dan mempersiapkan pangkalan militer seluas 2.500m x 250m untuk digunakan oleh jet-jet tempurnya. (Baca juga: Langgar Kebijakannya Sendiri, Amerika Kembangkan Senjata Nuklir)

Bandara di Abu Hajar yang belum pernah digunakan kembali semenjak tahun 2010 itu terletak di kawasan Tal al-Hajar di pedesaan Timur Hasaka yang dikendalikan oleh Unit Pertahanan Rakyat Kurdi (YPG). Pangkalan udara itu terletak di Tenggara kota Rimelan, yang merupakan salah satu kota markas utama sekaligus pusat “senjata terbesar dan gudang amunisi” YPG.

AS belum menerima atau bahkan meminta izin dari Damaskus untuk merekonstruksi pangkalan udara tersebut. Selain itu, Amerika Serikat juga tidak memiliki mandat PBB untuk “ikut campur” dalam perang Suriah. (Baca juga: PM Irak: ISIS, Terorisme, Perang Dagangan Amerika dan Zionis di Timur Tengah)

Bandara ini akan membantu memungkinkan Washington untuk menambahkan tempat aman tambahan untuk mendaratkan pasukannya, unit komando misalnya, dan membawa dukungan militer untuk sekutunya yang bekerja untuk menyelesaikan kontrol atas pedesaan selatan Hasaka, demikian ditulis al-Akhbar. (Baca juga: Pemimpin ISIS yang Tertangkap Akui Dapat Pasokan Bantuan dari Amerika)

Laporan itu datang seminggu setelah suku Kurdi wilayah itu mengatakan bahwa pasukan AS dan Kurdi bekerja sama untuk membangun 10 hektar pangkalan udara militer di Selatan kota Rimelan di desa Rimelan al-Basha. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: