News Ticker

Media Italia; Bagaimana Kampanye Kontraterorisme Putin di Suriah mendapat Dukungan Kaum Muslim

6 Desember 2015

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Beberapa orang mungkin akan terkejut melihat bagaimana berhasilnya presiden Rusia, Vladimir Putin dalam menghancurkan Daesh atau yang juga dikenal sebagai ISIS, namun ia tetap bisa mencerminkan kepercayaannya, sebagaimana apa yang pernah ia katakan: “Jika pertarungan tidak bisa dihindari, Anda harus menyerang lebih dulu,” demikian dilaporkan media Italia, Il Giornale.

”Jet-jet Rusia telah meluncurkan serangan udara terhadap Daesh (ISIS) dan Al-Qaeda di Suriah selama dua bulan. Kampanye (serangan) Moskow diberi wewenang oleh Pemerintah Suriah, yang membuatnya sah di bawah hukum internasional. Pada periode singkat ini pasukan Rusia telah melakukan lebih banyak ketimbang yang dilakukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS),” lanjut laporan media Italia itu, sebagaiman dilansir Sputnik, Sabtu (5/12). (Baca juga: WOW..! Putin Sebut Allah Hukum Pemimpin Turki Dengan Jadikan Mereka “Gila”; Video)

Karena tindakan tegas Putin di Suriah itulah, Rusia telah menjadi salah satu lawan utama dari AS dan Eropa. Menariknya, kampanye kontraterorisme Moskow terhadap ISIS di Timur Tengah juga tidak membuat gaduh komunitas agama, termasuk komunitas Islam. Meskipun ISIS selama ini “mencatut” Islam dalam setiap tindakannya.

Hal itu, antara lain adalah karena kampanye kontraterorisme Moskow di Timur Tengah menurut media tersebut tidak dimaksudkan untuk mengasingkan Muslim di rumahnya sendiri. Selain itu, Rusia juga adalah rumah bagi berbagai budaya dan agama, termasuk Islam, namun Putin telah berhasil menemukan keseimbangan yang membantu untuk menghindari konflik agama di dalam negeri. (Baca juga: Putin; Tak Mungkin Habisi Teroris Selama Masih Ada Pihak Memanfaatkannya)

“Di satu sisi, Putin mencoba untuk mengalahkan Daesh (ISIS), karena banyak orang Rusia bergabung dengan jajaran kelompok brutal, tapi di sisi lain ia membuka masjid terbesar di Eropa,” kata surat kabar Italia tersebut.

Dalam sambutannya di pidato kenegaraannya kemarin, pemimpin Rusia itu juga menekankan bahwa Islam tidak ada hubungannya dengan teroris, seperti Daesh, yang telah “mendiskreditkan agama terbesar di dunia itu” melalui sebuah ideologi yang berlandaskan “kebohongan.” Ia juga mendesak para pemimpin Islam Rusia untuk melawan radikalisme.

Menariknya lagi, Rusia, menurut media Italia tersebut, telah mendapat dukungan dari dunia Islam tetapi juga memperkuat hubungan dengan Gereja Ortodoks. “Aliansi” Putin dengan Paus Franciskus, juga tidak bisa diremehkan. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: