News Ticker

Rusia Hancurkan Harga Diri dan Bisnis Haram Erdogan Dengan ISIS di Suriah

6 Desember 2015,

JAKARTA, SUARA RAKYAT, ARRAHMAHNEWS.COM – Akhir-akhir ini publik tersihir dengan pernyataan Erdogan yang “dengan penuh keberanian” berkata siap mengundurkan diri jika pemerintahannya terbukti berbisnis minyak dengan ISIS. Saya sendiri menganggap apa yang dilakukan Erdogan itu sangat berani bahkan layak disebut nekad. Untuk perang urat syaraf sepertinya manjur, tapi bagaimana jika pernyataan itu dihadapkan dengan fakta-fakta lapangan, apa janjinya itu benar-benar akan ia tepati? (Baca juga: WOW… Inilah Harga Minyak Jarahan ISIS dari Suriah dan Irak yang Dijual ke Turki)

Erdogan dan Bisnis Haramnya dengan ISIS

By the way, menurut saya bukan itu yang penting. Urusan siapa yang memimpin Turki itu hak rakyat Turki. Yang penting mari kita analisa seberapa rasional pernyataan (nekad) Erdogan tersebut. Mari kita lihat fakta-fakta lapangan yang sepertinya sulit ditandingi oleh retorika Erdogan. Militer Rusia sudah sejak lama merilis via Satelit tempat-tempat penyulingan minyak ISIS dan rute pengangkutan minyak dari Suriah ke Turki, bukan satu rute tapi tiga rute sekaligus.

Vladimir Putin telah mengekspos secara tegas sumber pendanaan ISIS di tengah pertemuan negara-negara G-20 dan menyatakan 40 negara terlibat dalam membiayai ISIS, termasuk beberapa anggota G-20 sendiri (Turki termasuk dalam G-20). Bahkan anggota senior FSA (yang notabene kaki tangan Turki) telah mengaku menerima gambar dari kontrak yang ditandatangani oleh Turki untuk membeli sumber daya minyak Irak dan Suriah dari ISIS. Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Informasi Suriah Omran al-Zoub yang telah mengekspos bukti bahwa minyak-minyak jarahan dari Suriah dikirimkan ISIS kepada perusahaan BMZ Ltd yang pemiliknya adalah putra dari Recep Tayyip Erdogan yaitu Bilal Erdogan

. Bahkan hal ini sudah dibenarkan oleh anggota Parlemen Turki dari Cumhuriyet Halk Partisi (Partai Rakyat Republikan) yang menambahkan “Hanya saja, selama ayahnya masih berkuasa, maka ia (Bilal) akan kebal dari tuntutan hukum apapun”. (Baca juga: PENTING..! Akhir Erdogan, Rusia Beberkan Bukti Sang Presiden Terlibat Pembelian Minyak Curian ISIS)

Tidak hanya itu, Juru bicara Kementerian Pertahanan Iraq Naseer Nuri dengan tegas mengancam bahwa ia tidak akan ragu-ragu melaporkan Turki ke Dewan Keamanan PBB dan lembaga-lembaga Internasional jika Turki terbukti menadah minyak jarahan ISIS dari negaranya, dan mereka telah memegang beberapa bukti dengan segenap rinciannya. Seperti yang telah diungkap oleh Al-Araby Al Jadeed, minyak mentah curian ISIS dilabel sebagai minyak mentah yang berasal dari daerah Kurdi. ISIS menjual minyak curian milik Suriah dan Irak dengan harga yang sangat murah kepada penyelundup atau jaringan mafia Turki dan Kurdi, yang kemudian melabeli minyak tersebut seolah-olah berasal dari Pemerintah Daerah Kurdi. (Baca juga: Beli Minyak ISIS, Irak Akan Tuntut Turki Ke DK PBB)

Eldar Kasayev dari Dewan Pakar Industri Minyak Rusia mengatakan bahwa ISIS menjual minyak ke Turki di kisaran harga 15-25 dolar per barel, harga yang jauh lebih murah dibanding patokan harga Brent yang diperdagangkan pada angka 45-50 dolar per barel. Deputi Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Antonov telah membeberkan bukti-bukti bahwa Ankara adalah konsumen utama minyak yang “dicuri dari pemiliknya yang sah, Suriah dan Iraq” dan mengatakan bahwa Presiden Recep Tayyip Erdogan dan keluarganya terlibat dalam “bisnis kriminal” tersebut. Bukti-bukti bukan hanya berdatangan dari luar negeri. Bahkan baru-baru ini Eren Erdem Petinggi Partai Rakyat Republikan Turki menyatakan telah menemukan bukti-bukti perdagangan minyak curian ISIS dengan menantu Erdogan Berat Albayrak, dan siap mengeksposnya di hadapan publik minggu depan. (Baca juga: HEBOH..! Pengakuan Teroris Punya Bukti Perdagangan Minyak Turki Dengan ISIS)

Melihat semua fakta ini rasanya bisa dipastikan sudah putus urat malu Erdogan yang pada KTT Perubahan Iklim di Paris kemarin menyatakan akan mundur jika terbukti bahwa negaranya melakukan perdagangan minyak dengan teroris. Umpama seorang perampok yang tertangkap basah mencuri lalu tanpa malu berkata “Saya bukan pencuri” sementara tangannya penuh memegang barang rampokan. Menanggapi pembelaan diri “pas-pasan” Erdogan ini, Kementerian Pertahanan Rusia menantang balik Erdogan dengan berkata “Jika mereka (Turki) menganggap bahwa bukti-bukti ini (perdagangan minyak ilegal ISIS) adalah palsu, maka biarkan Pemerintah Turki membuat area (penyulingan minyak) ini terbuka bagi para Jurnalis.” Retorika sepertinya tak berarti di hadapan fakta-fakta lapangan. Turki masih takut mengakui hubungan ‘simbiosis mutualisme’nya dengan ISIS bahkan menyebutnya sebagai fitnah, namun anehnya mereka begitu “kepanasan” ketika melihat Jet-jet Sukhoi dan Bomber-bomber strategis Tupolev Rusia berkali-kali mengebom ladang minyak, penyulingan dan lebih dari 1.000 Truk tangki minyak hasil jarahan ISIS dari Suriah yang bergerak menuju Turki. Tidak aneh jika Deputi Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Antonov baru-baru ini berkata, “Tidak ada satupun para pejabat tinggi Turki, tidak juga Erdogan tentunya, akan mengundurkan diri atau mengakui apapun, bahkan jika wajah-wajah mereka dilumuri minyak curian sekalipun.” (ARN)

Sumber: Facebook Ahmad Zainul Muttaqin

About ArrahmahNews (12511 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Rusia Hancurkan Harga Diri dan Bisnis Haram Erdogan Dengan ISIS di Suriah

  1. Al kafirun // Agu 15, 2016 at 6:35 am // Balas

    “Tidak ada satupun para pejabat tinggi Turki, tidak juga Erdogan tentunya, akan mengundurkan diri atau mengakui apapun, bahkan jika wajah-wajah mereka dilumuri minyak curian sekalipun.” kalimat itu amat sangat TEPAT,JITU DAN TERARAH…, turki,…utsman, sejak ribuan thn lalu sudah jadi sumber teroris dunia,hingga detik ini. kudeta turki rekayasa nya bener2 konyol dan membodohi rakyatnya yg emang uda idiot

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: