News Ticker

Politisi Jerman: Erdogan adalah “Godfather” Terorisme

9 Desember 2015

BERLIN, ARRAHMAHNEWS.COM – Dalam wawancara dengan Spiegel, seorang pemimpin partai kiri Jerman, Sahra Wagenknecht, mengkritisi Presiden Turki dan mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menghambat perang melawan terorisme hanya untuk mengejar kepentingannya sendiri.

Mengomentari situasi dengan ancaman teroris di Timur Tengah, politisi Jerman itu menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai “godfather” terorisme. Wagenknecht menyatakan penyesalannya mengapa pemimpin Turki itu tidak berhenti mendukung terorisme secara diam-diam dan masih menolak untuk menutup perbatasan Turki dengan Suriah. (Baca juga: Manfaatkan Kondisi Sulit, Pedagang Organ Israel Incar Pengungsi Suriah di Turki)

Jerman saat ini sedang merencanakan pengeluaran 3 miliar dolar untuk “mendorong” Ankara untuk tetap menjaga potensi migran Suriah yang bertekad melakukan invasi damai ke Uni Eropa dari tanah Turki. Namun, Wagenknecht tidak percaya bahwa uang yang dijanjikan itu akan bisa menyelesaikan krisis pengungsi.

“Saat Erdogan masih memainkan peran sebagai “godfather” terorisme, seseorang tidak seharusnya masuk untuk melakukan perjanjian kotor dengannya,” ungkap politisi tersebut sebagaimana dikutip Sputnik pada Selasa (8/12). (Baca juga: MENARIK! Kemunafikan Erdogan Terlihat Nyata di Irak)

Menurut Wagenknecht, masalah lainnya adalah bahwa Amerika Serikat sedang mengejar kepentingannya sendiri dan itu melemahkan front persatuan melawan terorisme”.

Amerika tidak hanya ingin melawan ISIS, tetapi juga ingin menggulingkan rezim Assad,” katanya, menambahkan bahwa kegiatan militer AS itulah yang memberikan kontribusi pada penciptaan “monster yang disebut ISIS.” (ARN)

About ArrahmahNews (12476 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: