News Ticker

Kecam Konferensi Teroris Riyadh, Oposisi Nasional Suriah Gelar Konferensi di Damaskus

11 Desember 2015

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah konferensi untuk pasukan oposisi nasional diadakan konferensi pada hari Rabu (9/12), dengan partisipasi dari kelompok partai-partai oposisi nasional Suriah di Hotel Sheraton, Damaskus.

Sekretaris Jenderal Partai Rakyat, Sheikh Nawaf Al-Tarad Melhim menegaskan bahwa konspirasi yang telah menargetkan Suriah selama lebih dari lima tahun ditujukan untuk merusak persatuan dan integritas teritorial negara itu, kini justru telah membuat Suriah menjadi bertambah kuat dalam persatuan nasional mereka.

conference-for-the-national-opposition-forces-3
Dalam kesempatan itu juga, ia mengatakan bahwa konferensi ilegal yang didukung oleh beberapa negara asing baik regional maupun internasional seperti yang diadakan di Saudi dan disebut sebagai konferensi Riyadh kemarin adalah ditujukan untuk merongrong Suriah, dan untuk mencapai tujuan-tujuan mereka yang telah gagal diraih dengan cara perang. (Baca juga:3 Syarat Bashar Assad Untuk Terima Solusi Politik

)

Saat tiba gilirannya, Majd Niazi, Sekretaris Jendral Partai Tanah Air Suriah (Souria Al Watan) mengatakan bahwa oposisi adalah kekuatan yang menolak terorisme dan menyeru pada solusi demokrasi damai untuk krisis di Suriah.

conference-for-the-national-opposition-forces-4
Untuk bagiannya, Mohammed Ab al-Qassim, Sekjen Partai Solidaritas mengatakan bahwa partainya mendukung semua kekuatan dan partai yang bertujuan untuk menemukan solusi politik yang menyadari aspirasi rakyat Suriah. (Baca juga:Mufti dan Tokoh Agama Suriah: Kami Akan Selalu Dukung Bashar Assad Sampai Titik Darah Penghabisan)

Semua peserta konferensi sepaham bahwa solusi politik apapun untuk Suriah harus berdasarkan pada prinsip memerangi terorisme dan mengembalikan kamanan dan stabilitas di Suriah. Pada akhir pertemuan, para peserta mengeluarkan pernyataan yang menegaskan dukungan mereka untuk solusi politik apapun guna menyelamatkan Suriah.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa apa yang disepakati di Wina adalah bentuk yang tepat untuk memulai konsensus proses politik yang dapat berkontribusi untuk menghentikan kriminalitas organisas-organisasi teroris dan mencapai negara demokratis yang pluralistik.(Baca juga:Ribuan Mahasiswa Suriah Ekspresikan Terima Kasih Pada Rusia Dan Bashar Assad; VIDEO)

Pernyataan itu menegaskan bahwa semua peserta menyepakati untuk mengirimkan pesan kepada utusan khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura yang mencakup nama-nama yang dicalonkan oleh konferensi itu untuk berpartisipasi dalam dialog politik tentang Suriah. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: