News Ticker

Tokoh Lintas Agama: DPR Jangan Simpan Kebusukan Setya Novanto

12 Desember 2015,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menilai kasus makelar saham Freeport yang menjerat Ketua DPR RI Setya Novanto telah mencoreng nama institusi DPR.

MKDSelain itu, menurut Wasekjen PBNU, Imam Pitudu, tontonan yang dilakukan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR saat sidang pelanggaran kode etik juga merupakan sebuah drama. “MKD telah menunjukkan sebuah teaterikal. Drama humor yang sama sekali tidak lucu. Ini kasus yang besar dan tidak akan pernah terlupakan,” kata Imam saat jumpa pers di PGI, Jakarta, Jumat (11/12/2015). (Baca juga: Surat Terbuka Denny Siregar Kepada Istana dan Senayan

)

Dikatakan Imam, kasus tersebut merupakan perebutan aset sumber daya alam terbesar di Indonesia yang saat ini dikuasai oleh Freeport. Namun dikaitkan dengan politik sikut-sikutan antarpolitikus di DPR. “Kekuasaan sumber daya alam ini harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk kemakmuran bangsa Indonesia. Bukan untuk rebutan antar anggota dewan,” beber Imam.

Maka itu, Imam bersama tokoh lintas agama mendukung Ketua DPR, Setya Novanto untuk mundur dari jabatannya karena telah memalukan lembaga terhormat tersebut. “Kami mendukung Setya Novanto. Mendukung untuk mundur sekarang juga. Daripada DPR harus menuai kebusukan dari seorang Novanto,” ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan Rohaniawan Katholik, Franz Magnis Suseno. Romo Magnis mengatakan, persoalan kasus makelar saham telah menunjukkan betapa bobroknya DPR. “Persidangan di MKD telah menunjukkan kepada rakyat bahwa kebusukan iblis yang telah merasuki anggota dewan di DPR,” jelasnya. (Baca juga: Skakmat, Langkah Jokowi Matikan Kawan dan Lawan)

Lebih jauh, Franz Magnis mengemukakan saat ini ada upaya MKD untuk melindungi Setya Novanto setelah melalui persidangan yang tertutup beberapa waktu lalu. Serta mempertanyakan motivasi rekaman yang dilakukan oleh pelapor.

“Hal tersebut justru memperkuat MKD akan menyalahkan pelapor dibanding menindak secara tegas Setya Novanto sebagai pelaku pencatutan nama presiden saat bertemu dengan bos PT Freeport dan juga pengusaha Riza Chalid. Ini namanya kongkalikong antara penjahat dengan penjahat,” pungkasnya. (ARN)

Sumber: Rimanews

About ArrahmahNews (12475 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Tokoh Lintas Agama: DPR Jangan Simpan Kebusukan Setya Novanto

  1. kalau berita ini benar, saya sebagai bagian dari Rakyat INDONESIA sangat mendukung, apa yang disampaikan para tokoh Agama

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: