News Ticker

PANAS! Irak Resmi Laporkan Turki ke DK PBB, Erdogan Mulai Kecut

13 Desember 2015

NEW YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Baghdad secara resmi telah mengajukan surat protesnya terhadap keberadaan pasukan Turki di wilayah Irak. Melalui Duta Besarnya di PBB, Irak mendesak agar Dewan Keamanan  PBB menuntut Turki untuk segera menarik pasukannya  tanpa syarat. Hal ini dilaporkan Sputnik pada Sabtu (12/12) kemarin.

Sebelumnya, rencana pelaporan oleh Irak ini telah membuat kecut sekaligus gusar presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Pada hari Jumat, ia mengatakan bahwa keluhan yang diajukan oleh pemerintah Irak kepada Dewan Keamanan PBB tentang kehadiran pasukan Turki di negara itu bukan langkah yang jujur.

“Mereka memang bisa meminta Dewan Keamanan PBB, itu hak alami mereka, tapi ini bukan langkah yang jujur,” kata Erdogan sebagaimana dikutip media Turki, Sunday’s Zaman

Surat pengaduan resmi Irak untuk PBB itu ditujukan kepada Dubes AS untuk PBB, Samantha Power yang berkedudukan sebagai Presiden DK PBB.

“Kami menyeru Dewan Keamanan untuk menuntut Turki menarik pasukannya segera agar tidak melanggar kedaulatan Irak lagi,” ucap Dubes Irak untuk PBB, Mohamed Ali Alhakim dalam suratnya, “Hal ini dinggap sebagai pelanggaran yang mencolok terhadap prinsip-prinsip Piagam PBB dan pelanggaran integritas wilayah Irak dan kedaulatan negara Irak,” bunyi surat tersebut lebih lanjut. (Baca juga: Sergey Lavrov; Rusia Dukung Ketegasan Irak Usir Turki)

Menurut Alhakim, segala bentuk bantuan untuk memerangi ISIS haruslah didasari sebuah perjanjian dan berkoordinasi dengan militer Irak. Irak pun telah menempuh proses diplomasi bilateral untuk mengakhiri perselisihan diantara dua negara bertetangga itu, namun gagal. (Baca juga: Pesan Anti-Islamophobia Veteran Inggris Yang Kehilangan Kaki di Irak)

“Irak sudah berupaya untuk membahas masalah ini dengan cara diplomatik dan perundingan bilateral, namun upaya ini tidak berhasil meyakinkan Turki untuk menarik pasukannya dari wilayah Irak,” kata Alhakim sembari menambahkan bahwa serangan Turki adalah sebuah tindakan agresif. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: