News Ticker

Pemimpin Kelompok Teror Akui Sudah Tidak Ada Lagi Oposisi Moderat di Suriah

14 Desember 2015

ALEPPO, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin Jeish al Fateh, sebuah koalisi kelompok teror yang dipimpin Al-Nusra dan Ahrar ash-Sham, dalam wawancaranya dengan beberapa wartawan membuat pernyataan bahwa sesungguhnya FSA (Free Syrian Army) atau yang biasa dianggap oposisi moderat oleh Barat sudah tidak ada lagi di Suriah.

Menurut pimpinan teroris itu, Barat dan pihak-pihak yang berperang di Suriah sebenarnya sudah sama-sama tahu mengenai hal ini, hanya saja Barat masih saja memaksa mengatakan kepada dunia bahwa oposisi moderat itu masih ada dan memiliki posisi kuat di Suriah. (Baca juga: Putin; AS Hanya Beretorika Dengan “Teroris Moderat”)

Pernyataan itu diungkap pemimpin Jeish al-Fateh itu dalam pengumumannya bahwa ia akan memaksakan hukum syari’ah di area-area dibawah kendali kelompoknya di utara Aleppo. hal ini dilaporkan FNA pada hari Minggu (13/12) kemarin.

Dalam pengumuman yang dikeluarkan oleh Pemimpin Al-Nusra, Jolani, ia mengatakan bahwa kelompok itu tidak akan merusak kesetiaan kepada Al-Qaeda, kelompok teroris yang bertanggung jawab atas kematian lebih dari 3000 nyawa dari orang Amerika pada serangan menara kembar New York pada 11 September, 2011. (Baca juga: Media Italia; Bagaimana Kampanye Kontraterorisme Putin di Suriah mendapat Dukungan Kaum Muslim)

Kolaborasi antara Al-Nusra dan FSA telah berlangsung selama beberapa tahun, dengan banyak batalyon FSA beralih mengungkapkan kesetiaan mereka kepada Al-Nusra dan kelompok teroris lainnya seperti ISIS. Mantan anggota batalyon FSA juga menjadi bagian dari Jeish al Fateh. (ARN)

About ArrahmahNews (12511 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Rezim Inggris akan Latih 1 Set Baru Pemberontak Suriah di Arab Saudi, Qatar, Turki, dan Yordania | VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: