News Ticker

Abu Janda Boliwudi: Dagelan “Koalisi Anti Teror” Sang Induk Semang Terorisme

17 Desember 2015,

SUARA RAKYAT, JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Ketika Saudi bergabung dengan Koalisi Perang Melawan ISIS akhir tahun silam, seluruh dunia mengernyitkan dahi mengapa Saudi mau menghancurkan PRODUK YANG IA BUAT SENDIRI?

Saudi Induk Semang Terorisme

Demikian persis pertanyaan yang diberikan saah satu jurnalis paling mumpuni sedunia Christiane Amanpour kepada keponakan Raja Saudi, Pangeran Al-Walid Bin Talal pada wawancara yang ditayangkan Kantor Berita CNN. (Baca juga: Keponakan Raja Saudi Akui Saudi DANAI ISIS

, Video pengakuan Pangeran Saudi DANAI ISIS )

Usut punya usut ternyata Arab Saudi DITEGUR PBB karena terang-terangan menjadi DONATUR untuk ISIS. PBB mengancam akan memberikan SANKSI TEGAS apabila Arab Saudi tetap menyalurkan pendanaan bagi ISIS, yang membuat Arab Saudi BERSANDIWARA bergabung dengan Koalisi memerangi ISIS yang ia buat sendiri. (Baca juga: REUTERS: Saudi to abide by U.N. blacklisting)

Dewan Keamanan (PBB) menggunakan jasa ahli terorisme no.1 dunia Jean Charles Brissard telah memiliki BUKTI bahwa Arab Saudi telah mentransfer dana ratusan juta dollar ke jaringan terorisme global Al-Qaeda bahkan pasca serangan 911. (Baca juga: Saudi Arabia Export of Radical, Adrian Morgan)

Parlemen Uni Eropa bahkan telah menetapkan bahwa Arab Saudi adalah BIANG TERORISME global dari Al-Qaeda sampai ISIS, didukung oleh hasil riset Karen Armstrong seorang cendikia ternama dunia yang menyatakan bahwa Arab Saudi adalah EKSPORTIR TUNGGAL terorisme global. (Baca juga: EU: Saudi main source of global terrorism)

Sir Richard Dearlove, mantan Direktur Dinas Intelijen Inggris MI-6 bersaksi bahwa Pangeran Bandar Bin Sultan, Direktur SIA (Saudi Intelligence Agency), semacam CIA-nya Saudi pernah berkata kepadanya bahwa ia sedang mempersiakan SENJATA BARU (ISIS) untuk melawan rezim Syiah musuh bebuyutan Wahabi di Timur Tengah. (Baca juga: INDEPENDENT: How Saudi helped ISIS)

Hillary Clinton pernah bersaksi bahwa Arab Saudi adalah SUMBER DANA TERBESAR bagi jaringan terorisme global dari al-Qaeda, Taliban sampai ISIS. dan dukungan Arab Saudi tersebut telah masuk kategori STATE SPONSORED TERRORISM (terorisme didukung resmi Negara). (Baca juga: Saudi State Sponsored Terrorism)

Amerika Serikat sebagai ujung tombak “Perang Melawan Teror” sebenarnya sudah PUNYA BERTON-TON BUKTI bahwa Arab Saudi telah memberikan PENDANAAN kepada aktivitas terorisme global Al-Qaeda bahkan pasca serangan 911. Namun berkat kedekatan kepentingan ekonomi (MINYAK) antara kedua negara, yang membuat Arab Saudi selalu selamat dari jeweran sang polisi dunia. (Baca juga: REUTERS: Report on Saudi funding of al Qaeda)

INDONESIA MENOLAK GABUNG

DAGELAN “KOALISI ANTI TEROR”

Sekarang SANG BIANG TERORIS tiba-tiba mengumumkan kepada dunia bahwa ia membentuk “Koalisi Anti Teror”. Pertanyaan yang muncul tentunya, TERORIS YANG MANA yang akan diperangi? Karena tentunya Saudi TIDAK AKAN memerangi produk-produknya sendiri Al-Qaeda & ISIS yang telah menelan investasi entah berapa ratus juta / milyar Dollar sejak 911. (Baca juga: Arab Saudi bentuk Koalisi Anti Teror)

Jadi bila bukan Al-Qaeda & ISIS yang diperangi? lalu TERORIS MANA yang dimaksud? Entah karena juga sadar akan hal ini, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi MENOLAK BERGABUNG dengan koalisi Anti Teror bikin Saudi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia memberikan dalih, “tidak sejalan dengan UU Indonesia yang menganut paham hubungan internasional BEBAS Aktif.” (Baca juga: Indonesia Tolak Gabung Aliansi Militer Saudi)

Keputusan Indonesia sudah tepat. Karena ini BUKAN “Koalisi Anti Teror”, karena Saudi tidak akan memerangi Al-Qaeda & ISIS yang telah ia buat sendiri. Lebih tepatnya ini adalah ALIANSI MILITER yang dibentuk untuk antisipasi kemungkinan terjadinya perang terbuka antara BLOK BARAT (Amerika, Saudi, Israel) VS. BLOK TIMUR (Rusia, Iran, Tiongkok) di medan pertempuran Suriah.

Koalisi Anti Teror tak lebih dari sebuah DAGELAN baru yang dibuat oleh para GILA PERANG pecandu dominasi global rakus teritori sakau minyak untuk menciptakan INSTRUMEN PERANG baru demi memuaskan ambisi menaklukan dunia dibawah satu atap. DUA JEMPOL UNTUK BU RETNO! (ARN)

Sumber: Akun Facebook Abu Janda Al-Boliwudi

About ArrahmahNews (12500 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: