News Ticker

Turki Tolak Tuntutan Rusia Untuk Bayar Kompensasi Atas Penembakan Su-24

17 Desember 2015

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemerintah Rusia  meminta ganti rugi kepada pemerintah Turki karena telah menembak jatuh jet tempur mereka, Su-24 di perbatasan Suriah beberapa waktu lalu. Rusia juga meminta jaminan kepada Turki agar insiden semacam ini tidak terulang kembali.

“Turki harus membayar kompensasi kepada Rusia karena telah menembak jatuh jet tempur Rusia di dekat perbatasan Turki dan Suriah pada bulan lalu,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Alexei Meshkov dalam sebuah pernyataan. (Baca juga: Menteri Luar Negeri UEA: Turki Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia adalah Sebuah Aksi Teroris)

“Selain itu, Turki juga harus memberikan garansi bahwa insiden semacam ini tidak kembali terjadi di masa depan,” sambung wakil Sergei Lavrov tersebut, seperti dilansir Reuters pada Rabu (16/12).

Turki Tolak Bayar Kompensasi

Pemerintah Turki menolak untuk membayar kompensasi kepada Rusia karena telah menembak jatuh Su-24 bulan lalu. Permintaan kompensasi atas insiden itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexei Meshkov.

“Ankara tidak akan membayar kompensasi apapun kepada Moskow karena menembak jatuh pesawat tempur mereka pada bulan lalu di dekat perbatasan Turki-Suriah,” ujar Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Tanju Bilgic. (Baca juga: Menlu Suriah; Turki Langgar Kedaulatan Suriah Dalam Insiden Jet Tempur Rusia)

Penegasan posisi Turki tersebut disampaikan Bilgic hanya beberapa jam setelah pernyataan Meshkov. Namun, Bilgic tidak memberikan penjelasan lebih lanjut alasan Turki enggan membyar kompensasi kepada Rusia. (Baca juga: Putin Marah Besar: Jet Tempur Sukhoi SU-24 Ditembak, Ternyata Turki Tusuk Kami dari Belakang)

Sementara itu, di kesempatan yang sama Bilgic turut mengomentari sikap terbaru yang ditujunkan Rusia. Sebelumnya, negeri Beruang Merah menyatakan, bahwa Turki adalah salah satu ancaman nyata untuk mereka.

Bilgic menyebut sikap Rusia tersebut berlebihan. “Rusia terlalu melebih-lebihkan ancaman militer yang ditimbulkan Turki, ancaman yang sejatinya tidak pernah ada,” sambungnya. (ARN)

About ArrahmahNews (12501 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: