News Ticker

Tahun 2016 Suhu Politik Indonesia Memanas, Peristiwa Besar Terjadi!

18 Desember 2015

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Masih teringat di dalam pemikiran kita semua betapa tragisnya kejadian di bulan Mei 1998 yang telah memporakporandakan bukan hanya perekonomian nasional melainkan juga tatanan geo politik Bangsa Indonesia. Perubahan yang ditimbulkan oleh tragedi Mei 1998 begitu tragis dan timbul secara tiba-tiba, dengan daya hancur yang sangat tinggi, sehingga memerlukan beberapa tahun bagi Bangsa Indonesia untuk pulih(recovery) dan dapat berdiri tegak kembali diatas kedua kakinya. Oleh karena itu menjadi penting bagi kita semua untuk mengkaji fenomena apakah yang terjadi di tahun 1998 yang bilamana mungkin dapat dinatisipasi dari awal, sehingga langkah-langkah risk management dapat dilakukan untuk memitigasi resiko yang timbul.

Impak Ekonomi, Sosial dan Geo Politik Gerhana Matahari Total

Salah satu kunci untuk mengetahui peristiwa (event) besar yang terjadi pada sebuah negara dapat di lihat dari lintasan gerhana matahari (total) yang melintasi negara tersebut. Event yang terjadi dapat berupa bencana alam seperti gempa, ketegangan sosial politik yang mengakibatkan mundurnya seorang negarawan, maupun hal lainnya yang memberikan impak pada masyarakat banyak.

Sebagai contoh adalah beberapa Gerhana Matahari Total (Total Solar Eclipse) yang melintasi beberapa negara dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini :

Tahun 2006 di Afrika (Nigeria), Libya, Kazakhstan

Kazakhstan: Perdana Menteri Daniyal Akhmetov mengundurkan diri tanpa alasan untuk selanjutnya digantikan oleh deputy Karim Masimov.

Libya: Lebih dari 10 orang tewas akibat keributan dengan polisi pada saat demonstrasi menentang publikasi kartun yang dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW di sebuah harian di Denmark

Nigeria: Militan di tepian sungai Niger menyerang fasilitas minyak dan menculik pekerja minyak asing. Para pemberontak menuntut kontrol lebih besar atas kekayaan minyak di kawasan itu. Pada bulan Februari Lebih dari 100 orang tewasakibat kerusuhan antar agama

Pada bulan Mei 2006 juga Senat menolak kemungkinan Presiden Obasanjo untuk melanjutkan masa jabatan ketiga

GMT Tahun 2008 di China

Mei 2008 – Sebuah gempa besar memukul provinsi Sichuan, menewaskan puluhan ribu manusia.

Ketegangan etnis meletus menjadi kekerasan di Tibet dan Xinjiang terutama Muslim di provinsi Xin Jiang

September 2008 – Hampir 53.000 anak-anak di China jatuh sakit setelah minum susu tercemar, menyebabkan Perdana Menteri Wen Jiabao untuk meminta maaf atas skandal itu.

November 2008 – Pemerintah mengumumkan paket stimulus sebesar $ 586bn untuk menghindari perlambatan ekonomi.

PM Wen Jiabao mengatakan efek dari krisis keuangan global pada China lebih buruk dari yang diharapkan.

GMT 2009 di China

Juli 2009 –Ratusan orang tewas dan terluka dalam kekerasan etnis terburuk dalam beberapa dekade sebagai protes di wilayah Xinjiang yang bergolak

GMT 2010 di Chile

Ribuan korban meninggal dan luka-luka, akibat kerusakan yang meluas disebabkan karena gempa besar menyerang pusat Chile. Gempa berskala 8,8 SR merupakan gempa terbesar di Chile dalam 50 tahun terakhir. Pada bulan Oktober 33 penambang terperangkap pada tambang deep underground di Chile selama 69 hari. Peristiwa ini ditayangkan secara internasional

GMT 2012 di Australia

Februari 2012 – Menlu Australia Kevin Rudd mengundurkan diri setelah pertentangan yang berkelanjutan dengan Prime Minister Julia Gillard. Pada bulan Agustus lima tentara Australia dinyatakan tewas dalam perang Afghanistan yang merupakan peperangan paling hebat sejak perang Vietnam bagi Australia

Impak Gerhana Matahari di Indonesia

Salah satu fenomena terpenting yang akan terjadi di tahun 2016 adalah akan terlihatnya fenomena Total Solar Eclipse (Gerhana Matahari Total) yang akan melintasi Indonesia pada tanggal 9 Maret 2016. Hal ini cukup signifikan, mengingat memang Gerhana Matahari memberikan penekanan kepada sector mana gerhana tersebut terjadi.

Charles Jayne (American Astrologer) mengatakan:
“ An Eclipse is like a red light, since it indicates that there are things that one does not know about that can throw one’s plan out of focus”

Dan yang menarik adalah dari segi lintasan yang akan dilalui oleh Solar Eclipse pada tahun 2016 ialah sangat menyerupai Solar Eclipse pada tahun 1998.

Sebagaimana lintasan gerhana matahari (Solar Eclipse Path) di benua lainnya, Gerhana Matahari yang melintasi Indonesia selama 30 tahun terakhir juga menandakan dinamika Bangsa Indonesia. Seperti kami utarakan sebelumnya, gerhana matahari dapat menjadiindicator yang cukup efektif mendeteksi permasalahan yang timbul pada daerah yang dilintasi oleh gerhana tersebut

Dalam catatan kami terdapat empat gerhana matahari yang melintasi Indonesia selama 30 tahun terakhir, masing-masing lintasan gerhana memberi warna tersendiri terhadap perekonomian, politik, maupun jati diri Bangsa.

Gerhana 1983

Dimulai dengan gerhana yang terjadi pada tahun 1983.Gerhana yang terjadi pada 11 Juni 1983 pada rasi bintang Gemini ini jatuh pada ke sektor ke delapan pada chart kemerdekaan bangsa Indonesia (17 Agustus 1945, 10:00AM). Dalam “mundane astrology” (astrologi kenegaraan). Gerhana tersebut mengaktifasi Uranus dan Mars yang terletak pada sektor ke delapan chart kemerdekaan Indonesia yang juga bersatu (conjunct) dengan transit Mars.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Uranus dan Mars adalah masing-masing merupakan symbol dari randomness, volatilitas dan kekerasan. Kejadian yang menjadi headlines pada surat kabar pada waktu itu adalah fenomena Penembak Misterius- Petrus (yang juga mensaratkan kekerasan, random, dan volatilitas). Total korban Petrus diperkirakan +/- 300 orang.

Sementara itu kekerasan dan perampokan juga terjadi dimana-mana, bahkan salah satu merajalelanya perampokan yang cukup menjadi perhatian pada saat itu adalah perampokan uang gaji karyawan Universitas Islam Nusantara (UNINUS) tanggal 2 Juli 1983 yang bertepatan dengan HUT POLRI. Perlu diketahui bahwa kampus UNINUS berlokasi sekitar 500 meter dari lokasi upacara HUT POLRI di lapangan Pusat Pendidikan Administrasi Kepolisian, Bandung.

Gerhana 1998

Selanjutnya gerhana matahari yang terjadi pada tahun 1998 membuat pola “Grand Square” yang hampir sempurna, menandakan tantangan yang sangat besar yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia pada waktu itu.

Gerhana menghantam Mars dan Uranus di sektor ke delapan yang berakibat pada lumpuhnya system kredit dan perbankan juga merebaknya kekerasan dan kejahatan. Selain itu Gerhana juga membuat opposition (“oposisi”) terhadap sektor 11 yang merupakan rumah parlementer, dan square moon di sektor ke dua yang menandakan collapsenya “earning power generation” yang ditandai dengan melonjaknya kurs US Dollar terhadap Rupiah dari sekitar Rp 2,500 menjadi Rp15,000.

Dengan hantaman dan volatilitas yang dipadu dengan kecepatan tinggi pada titik-titik vitalBangsa Indonesia itu berhasil meluluh lantakkan perekonomian nasional.

Ada satu kombinasi yang sangat menarik yang dipertunjukkan oleh Saturnus dan Venus.Saturnus berada pada posisi menantang (opposition) natal Ascendant (jati diri Bangsa), dan Venus menantang Midheaven (Pemimpin Bangsa).

Dengan kombinasi lincah kedua planet tersebut berhasil meruntuhkan system lama (Demokrasi Terpimpin) menjadi Bangsa yang menganut system Demokrasi terbuka yang transparan.

Sementara Venus yang menantang Midheaven menandakan tantangan kepada Pemimpin Bangsa Indonesia pada saat itu.Presiden ke 2 Republik Indonesia, Soeharto menyatakan pengunduran dirinya pada bulan Mei tahun 1998. Kejadian ini digambarkan seperti dibawah.

Gerhana 2009

Gerhana juga melintasi bumi Indonesia pada tahun 2009 dengan visibilitas di bagian ujung selatan pulau Sumatera serta selat Sumatera.Kali ini gerhana berhadapan langsung (direct opposition) dengan Pluto.

Dalam Astrology, Pluto adalah symbol dari explosion (ledakan). Tentunya masih segar dalam ingatan kita semua bahwa sesaat setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi Presiden RI untuk yang kedua kalinya, dua ledakan bom terjadi di JW Marriot dan Ritz Carlton dengan korban sekitar 9 orang, dan puluhan lainnya luka-luka.

Satu fenomena menarik adalah lagi-lagi permainan Saturnus yang bersembunyi di sektor ke 12 (sektor terselubung) yang bermain dengan Uranus dan Mars di sektor ke delapan (sektor perbankan). Seperti kita ketahui bahwa tahun 2009 juga diwarnai dengan kasus Century yang menyebabkan kerugian negara sebesar +/- 6.7 Trilliun Rupiah.

Demikianlah fenomena gerhana diatas menunjukkan suatu perubahan yang tiba-tiba dan diluar antisipasi. Seperti tampak pada gambar diatas terlihat bahwa beberapa Gerhana cukup “manageable” dan “controllable” tapi gerhana yang lainnya (misalnya Gerhana tahun 1998) menyerang beberapa titik vital sekaligus dengan impact yang sangat sulit dihindari maupun dihadapi.

Nah bagaimana dengan gerhana matahari total (GMT) yang akan kembali melintasi Bumi Pertiwi di bulan Maret 2016?

Gerhana Matahari Total (GMT) 2016

GMT pada bulan Maret 2016 akan jatuh pada sektor ke 6, dan membuat pola T-Square dengan Mars-Uranus di sektor ke 8, dan Jupiter yang siaga di sektor ke 12.

Sektor ke 6 adalah sektor para buruh, dan pegawai pemerintah (termasuk ke dalamnya juga TNI-Polri), sedangkan sektor ke 8 adalah sektor perbankan dan keuangan.

Mars-Uranus adalah kekerasan dan volatilitas ,sementara sektor 12 adalah sektor tersembunyi. Perlu digaris bawahi disini bahwa yang bersembunyi di sektor ke 12 adalah Jupiter (planet terbesar, juga simbol kemakmuran). Oleh karena itu pada tahun 2016 sektor perbankan akan menghadapi tantangan yang sangat besar. Laba sektor perbankan dapat tertekan secara cukup signifikan. Selain daripada itu, tingkat pengangguran akan semakin tinggi dan karena jepitan ekonomi buruh akan berdemo turun ke jalan yang berpotensi melakukan tindakan anarkis (Mars-Uranus) sebagai cerminan rasa kecewa mereka. Kemungkinan lain yang akan terjadi adalah semakin meruncingnya konflik antara TNI-POLRI.

Yang unik adalah Jupiter yang bersembunyi di sektor ke 12 juga beroposisi dengan gerhana. Hal ini menandakan suatu rahasia besar yang akan muncul ke permukaan di tahun 2016, tanpa menutup kemungkinan adanya tokoh besar yang akan meringkuk dalam tahanan (sektor ke 12 juga menandakan rumah tahanan).

Seperti kami utarakan sebelumnya,pada tahun 1998 permainan kekuasaan dikendalikan oleh Venus (rules the art and beauty) dan Saturnus (rules bureaucratic activity), sehingga pada waktu itu Presiden Ke 2 Republik Indonesia, Soeharto akhirnya dengan legowo, elegan dan secara artistik menyatakan pengunduran dirinya sebagai Presiden.

Akan tetapi pada gerhana tahun 2016 politik akan dikontrol sepenuhnya oleh Pluto-Uranus. Pluto yang eksplosif akan berhadapan dengan Midheaven (Penguasa) sementara Uranus yang sangat volatile akan berhadapan langsung dengan Ascendant (jati diri bangsa).

Permainan Pluto-Uranus yang memadukan unsur eksplosifitas dan kelincahan membuat pergolakan politik di 2016 akan menjadi ajang yang sangat sulit untuk dilupakan dan akan tercatat dalam sejarah Bangsa Indonesia, selamanya. [ARN]

About ArrahmahNews (12501 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: