Wamenlu Rusia; Tindakan Saudi Sama Saja Dengan ISIS

19 Desember 2015

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Wakil Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat, Dr. Fayssal Mikdad, dalam pembahasan mengenai koalisi anti-teror bentukan Saudi mengatakan bahwa Suriah menolak untuk mengambil bagian dalam koalisi keagamaan atau sektarian yang ilusif, dengan dalih memerangi terorisme seperti itu.

Dalam sebuah wawancara dengan Kantor berita Ria Novosti pada hari Jumat (19/12), Dr Mikdad menekankan bahwa tindakan rezim Saudi sama saja dengan tindakan ISIS, dan dengan demikian Arab Saudi tidak dapat menjadi bagian dari perang melawan terorisme. (Baca juga: Lebanon Geram Namanya Dicatut Saudi Dalam “Aliansi Islam Melawan terorisme”)

Ia mencatat bahwa pertemuan yang telah digelar di Arab Saudi untuk para teroris Suriah menjadi saksi bahwa partisipasi kerajaan itu dalam kelompok-kelompok teroris tersebut yang sama sekali tidak mewakili oposisi sesungguhnya. Ia menambahkan bahwa ” kelompok-kelompok teror itu hanya dapat dihadapi dengan pertempuran dan bukan dengan perundingan.

“Kami mendukung diadakannya dialog dengan kekuatan oposisi asli yang benar-benar berdiri sebagai oposisi dan memiliki pengaruh. Kami berpikir bahwa Kerajaan Saudi tidak memenuhi syarat untuk mengadakan pertemuan seperti itu, dan hal itu secara eksplisit menunjukkan dukungan Saudi terhadap kelompok-kelompok teroris bersenjata tersebut.” (Baca juga: Rusia Tak Percaya Koalisi Anti-Teror Saudi)

Ia juga mengecam propaganda murahan Arab dan Turki murah yang menuduh bahwa pemerintah Suriah telah membeli minyak dari ISIS.

“Kami mengimpor minyak dari negara tetangga kami yang ramah, terutama Iran. Kami tidak pernah membeli dari ISIS karena hal tersebut akan menjadi sebuah penghinaan bagi semua warga Suriah … tuduhan ini hanyalah propaganda murahan Turki dan Saudi semata”. (Baca juga: The Independent: Koalisi Saudi Hanya Langkah Simbolis)

“Suriah menyambut upaya Rusia dalam rangka memerangi terorisme,” ungkap Mikdad, menambahkan bahwa dukungan Rusia untuk Suriah telah memberikan kontribusi terhadap prestasi tentara Suriah. Mikdad menyoroti bahwa Suriah juga bekerja sama dengan Iran dan ada penasehat militer Iran yang aktif di tanah Suriah.

Sedang untuk Amerika, Mikdad mengatakan tidak ada komunikasi sama sekali dengan Amerika Serikat. Koalisi pimpinan Amerika menurut Mikdad sama sekali tidak efektif untuk melawan ISIS dan organisasi-organisasi teroris lainnya. (Baca juga: Rizal Assad: Saudi Bentuk Aliansi “Pro” Terorisme dan Ekstrimisme)

“Pembicaraan Washington soal oposisi bersenjata moderat menjadikan AS sama sekali tidak berhak melakukan perang terhadap terorisme,” ungkap Mikdad,” Hal ini menunjukkan bahwa tujuan AS masih sama, yaitu mencampuri urusan dalam negeri negara-negara lain, menjatuhkan rezim, investasi dalam terorisme dan mendukung kelompok-kelompok teroris bersenjata,” pungkasnya. (ARN)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Independent: Eksekusi al-Nimr Serupa Dengan Tindakan ISIS | VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: